jump to navigation

Selamat Romo Pujasumarta, Uskup Bandung Terpilih Juni 24, 2008

Posted by ybandung in Berbagi Berita dari Media.
trackback

Setelah sekian lama lowong, akhirnya takhta Keuskupan Bandung terisi. Paus Benediktus XVI mengangkat Pastor Johannes Pujasumarta Pr menjadi Uskup Bandung. Pengangkatan itu disampaikan Duta Besar Vatikan untuk Indonesia Mgr Leopoldo Girelli.

Bagaimana dan apa tanggapan Pastor Johannes Pujasumarta Pr atas pengangkatan dirinya menjadi Uskup Bandung? Berikut wawancara jarak jauh Alexander Aur dari HIDUP dengan Uskup Bandung terpilih ini, Senin, 19/5. Petikannya:

Kapan Pastor mendapat pemberitahuan? Saya ditelepon Mgr Girelli, Minggu, 11/5, pukul 14:32 WIB. Hari itu adalah Hari Raya Pantekosta. Mgr Girelli memberitahukan bahwa Paus Benediktus XVI menawarkan kepada saya menjadi Uskup Bandung. Selanjutnya, Mgr Girelli meminta saya merenung, berdoa, dan baru memberikan jawaban. Lalu, saya merenung dan berdoa.

Kapan memberikan jawaban? Keesokan harinya, 12/5, saya memberikan jawaban kepada Mgr Girelli. Saya katakan, saya siap menjadi Uskup Bandung.

Pastor tidak merasa ada beban menjadi uskup? Ya, saya memang tidak akan menolak. Mgr Girelli memberitahukan tawaran Paus Benediktus XVI itu saat Hari Raya Pantekosta. Jadi saya menyadari, hal itu sebagai hadiah Pantekosta. Menjadi uskup sebagai Pantekosta Baru. Saya melihat perutusan itu sebagai pengalaman rohani, sebagai bentuk kesetiaan terhadap ajaran Gereja Katolik, tradisi-tradisi Gereja Katolik, dan kesetiaan terhadap Paus.

Apa yang dilakukan setelah memberikan jawaban? Mgr Girelli meminta saya menulis surat jawaban kepada Paus Benediktus XVI. Beliau juga meminta agar saya tidak memberitahu kepada siapa pun sebelum ada pengumuman resmi dari Vatikan.

Kapan diumumkan secara resmi? Sabtu, 17/5, pukul 12.00 waktu Roma atau pukul 17.00 WIB. Vatikan mengumumkan secara resmi pengangkatan tersebut. Setelah itu, Uskup Agung Semarang mengumumkan secara resmi saat Perayaan Ekaresti, Sabtu-Minggu. Keuskupan Agung Semarang (KAS) juga mengumumkan melalui mailing-list Komunikasi KAS dan SMS kepada para pastor di KAS.

Apa tanggapan keluarga? Mereka mendukung. Pastor I. Ismartono SJ (kakak kandung Pastor Johannes Pujasumarta Pr) pernah bertanya, saya mau atau tidak? Mereka semua mendukung dan mendoakan.

Apa yang Pastor bayangkan mengenai Keuskupan Bandung? Ini realitas baru. Meskipun demikian, Gereja Katolik, dalam hal ini Keuskupan Bandung hidup dalam tradisi yang panjang. Karena itu, saya tidak memulai dari nol. Sudah ada tradisi yang bagus di Keuskupan Bandung yang dibangun oleh para uskup sebelumnya, para pastor dioesesan, pastor dari Kongregasi OSC, biarawan-biarawati dari berbagai kongregasi, dan umat di sana. Saya tenang saja dan yakin bahwa saya tidak berjalan sendiri. Hanya satu hal yang baru, saya harus belajar bahasa Sunda. Awalnya pasti sedikit dulu, mudah-mudahan selanjutnya bisa menguasai.

Apa yang akan dilakukan dalam gerak pastoral Keuskupan Bandung ke depan? Keuskupan Bandung sebagai bagian dari Gereja Asia berhadapan dengan realitas kemiskinan, pluralisme agama, dan budaya. Terinspirasi dari Dokumen-dekumen Konsili Vatikan II, Dokumen-dokumen FABC, dan konteks lokal, kita bersama-sama membangun dialog dengan berbagai realitas tersebut.

Apa moto tahbisan nanti? Terinspirasi dari Luk 5:4, ketika Yesus meminta bertolak ke tempat yang lebih dalam, saya memilih moto Duc in Altum. Moto ini menjadi pendasaran yang kuat bagi pengalaman pastoral dan hidup. Allah menjadi dasar utama dan sasaran persembahan dalam semua gerak hidup dan pastoral. Ditambah lagi dengan makna kata “Parahyangan”. Dalam kata itu mengandung “hyang”, paralel dengan sembahyang. Disitulah titik temunya. Artinya, hidup menggereja sebagai pengalaman rohani. Dengan demikian, hidup menggereja tidak menjadi aktivisme kosong.

Siapa yang akan menahbiskan? Saya minta Julius Kardinal Darmaatmadja S, Mgr Leopoldo Girelli, dan Mgr I. Suharyo Pr. Rencananya, akan ditahbiskan pertengahan Juli 2008. Dalam waktu dekat, rencana itu akan kami bicarakan dengan utusan dari Keuskupan Bandung.

NB. Dikutip dari Berita Kita Paroki Pandu – Stasi Sukawarna – Stasi Wyataguna, Tahun XLIX, No 6, Edisi Juni 2008. Banyak selamat ya Romo .. semoga Romo Pujasumarta senantiasa dikaruniai rahmat dan berkat Allah dalam menggembalakan umat, khususnya seluruh umat di Keuskupan Bandung.

About these ads

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 92 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: