jump to navigation

Teknik Memasang Keramik Lantai Agustus 6, 2008

Posted by ybandung in Serba-Serbi Rumah dan Kelengkapan.
trackback

Seorang engineer dituntut untuk bisa dan terbiasa membuat dokumen teknik, salah satunya adalah user manual yang akan memudahkan orang lain mengerjakan sesuatu. Dengan user manual, orang yang tidak bisa menjadi bisa. Ibarat resep masakan, orang yang tidak pernah membuat pizza ternyata menjadi bisa membuat pizza yang lezat.

Secara tidak sengaja, saya menemukan artikel dari Bandung Advertiser yang menjelaskan tata cara pemasangan keramik lantai. Ini dia, user manual yang saya cari yaitu resep memasang keramik lantai. Dengan resep ini, saya menjadi bisa memasang keramik lantai. Hasilnya? Mungkin tidak sebagus tukang, mungkin sama bagusnya, atau malah lebih bagus dari tukang. Siapa tahu kan.

Berikut teknik memasang keramik lantai:

  1. Rendam keramik di dalam air. Hal ini akan membuat keramik menjadi lebih elastis dan lebih mudah menempel pada saat pemasangan.
  2. Perhatikan kualitas keramik. Keramik kualitas rendah akan susah memasang secara presisi. Untuk itu, nat keramik harus dipasang longgar karena masing-masing keramik memiliki selisih 0.2–0.5 mm sehingga tidak saling bertubrukan.
  3. Oleskan air semen. Bilaskan semen yang sudah dicampur air sedikit ke bawah keramik. Hal ini akan membuat daya rekat keramik ke adukan benar-benar lengket.
  4. Bersihkan dari kerikil. Adukan dan dasar lantai yang akan dipasang harus bersih dari kerikil, batu, atau ganjalan lain yang akan membuat rongga di bawah keramik.
  5. Padatkan secara rata. Ketuk keramik yang baru dipasang dan pastikan tidak ada yang kopong atau bagian dasar berongga karena itu akan membuat keramik lepas di kemudian hari. Periksa ketinggiannya apakah sudah sama rata dengan benang yang ditarik untuk menentukan ketinggian lantai.
  6. Nat keramik dipasang belakangan. Jangan pasang semen oker atau nat pada sisi keramik saat itu juga. Biarkan selama dua atau tiga hari. Hal ini akan membuat sisa udara yang mengendap akan keluar melalui nat yang belum ditutup. Setelah itu baru diberi semen nat dan jangan lupa membersihkan nat yang masih kosong dari kotoran yang mengendap.
  7. Jangan diinjak-injak. Amankan areal keramik yang baru dipasang dari lalu lalang orang selama 2–3 hari. Keramik akan ambles karena adukan di bawahnya masih belum kuat untuk dibebani.
  8. Periksa kembali. Dalam sebuah areal pemasangan 3×3 m biasanya terdapat 3–5 keramik yang kopong. Untuk itu segera bongkar dan ulangi pemasangannya.
About these ads

Komentar»

1. Harjo - Agustus 6, 2008

Rajin bener mas … he he he … boleh juga resepnya.

2. ybandung - Agustus 6, 2008

Namanya juga mendiversifikasi ketrampilan diri Mas Hari … kurang sukses urusan teknologi informasi dan komunikasi, setidaknya masih punya peluang lain untuk sukses dalam urusan bangunan.

Maksud saya, sebagai orang desa hal-hal seperti pertanian dan pertukangan biasa kami lakukan koq Mas. Hanya saja, saya belum pernah memasang keramik .. jadi sekalian belajar siapa tahu bisa hehe ..

Terima kasih senggolannya Mas Hari, salam dari Bandung.

3. mulyanto - Agustus 6, 2008

yah begitulah…. ahli segala bidang.

4. Kacoak - Agustus 7, 2008

Wah dikembangkan bikin usaha bahan bangunan sekalian aja mas

5. reza - September 1, 2008

Kalau untuk keramik garasi perlu berapa hari untuk siap dilindas mobil

6. reza - September 3, 2008

Menurut tukang saya keramik yang habis dipasang tidak apa-apa langsung diinjak, ini malah akan menambah solid adonan semen dibawahnya. Kalau untuk lantai garasi perlu nunggu berapa lama sebelum siap dilindas mobil?

7. agus - September 4, 2008

Apakah adukan di bawah keramik yang kopong tidak keras??
Bagaimana mensiasati kalo adukan udah keras.

8. ybandung - September 4, 2008

@ Reza:

Saya kurang paham Mas, bagaimana kalau menunggu 28 hari supaya adukan pasir dan semen di bawahnya telah benar-benar keras, seperti halnya di cor-coran beton.

@ Agus:

Mas Agus, setahu saya keramik di atas adukan yang kopong berpotensi untuk retak kalau menahan beban yang berat. Memang susah ya kalau adukan sudah keras, karena keramik akan susah diambil kecuali pemasangan keramik masih baru.

Saya pribadi menyiapkan backup beberapa keramik, untuk mengantisipasi ada keramik yang pecah di kemudian hari dan ternyata susah mendapatkan tipe keramik yang sama. Kalau suatu saat keramik pecah, tinggal dibersihkan keramik sisanya dan adukan yang sudah keras dipecah menggunakan pahat beton, siap dech dipasang keramik yang baru.

9. ode - November 11, 2008

Wah, sangat membantu infonya. Saya memang berencana memasang keramik sendiri…trims.

Terima kasih kembali Mas, saya sendiri belum kesampaian untuk memasang keramik sendiri. Mungkin bulan depan hehe ..

10. neny - Desember 12, 2008

Just roaming around – Thanks for this post. Lagi bingung kenapa keramik bak mandi bisa rembes – sudah bolak-balik ganti dan tambal..

Hallo Mba .. apakah itu pun sudah menggunakan aquaproof khusus untuk nat keramik atau produk seperti Drylok yang dipajang di Acehardware?
(http://www.acehardware.com/sm-drylok-extreme-latex-masonry-waterproofer-2-pack-drylok-extreme-latex–pi-2996585.html)

11. contoh2010 - Desember 18, 2008

wah berguna infonya kebetulan mau pasang yg baru, jadi punya bahan diskusi dg tukang, dan tau bagaimana meng-‘audit’ pekerjaannya…

ada info tambahan yg lain?

12. contoh2010 - Desember 18, 2008

tanya langkah 6, 7 dan 8:

setelah langkah 6, tunggu 3 hari, kemudian lakukan langkah 7
begitu ya?

langkah 7 = apakah boleh keramik yg telah dipasang, diinjak sambil memasang nat?

langkah 8 = tunggu lagi 3 hari

begitu ya?

13. mashadie - Desember 23, 2008

wew wew matursuwun……..ane jadi tambah dikit ngerti neh…

14. Lord Angel - Januari 27, 2009

Banyak sekali sebetulnya teknik untuk pemasangan keramik, semua berkembang berdasarkan pengalaman dari masing-masing yang mengerjakan, sehingga tidak ada yang betul2 baku dalam hal ini.

Pembasahan keramik pun bukan hanya dengan tujuan tersebut, akan tetapi juga untuk menutup pori2 dari keramik tersebut.
yang paling menarik adalah bagaimana kita tahu, apakah keramik yang kita beli itu bagus atau tidak, KW1, KW2 atau KWxxx ? teknik pengujian standar dari keramik pada saat kita mau membeli atau pada saat kita menerima pengiriman material, itulah yang paling penting. jadi, kualitas keramik bukan ditentukan pada saat pemasangan, tapi pada saat proses procurement atau pengadaannya .
membiarkan salah satu keramik tidak terpasang pada tiap ruang juga merupakan teknik yang kadang dipergunakan, dimana, untuk menghilangkan hawa panas dari pasta semen yang terbentuk.
untuk masalah di injak atau tidak, sebetulnya kita dapat mengetahui dari pengetahuan dasar dari campuran beton atau semen, dimana mulai waktu berapa lama campuran tersebut mulai setting.

Semoga apa yang saya sampaikan cukup membuat diskusi ini menjadi semakin menarik.

Menarik sekali … banyak info yang dapat diambil. Terima kasih banyak.

15. sagus sidoarjo - April 24, 2009

Wah, sangat membantu infonya. Saya memang berencana memasang keramik sendiri…trims.
Semoga apa yang telah disampaikan cukup membuat tambah pengalaman yang bermanfaat

16. edy - Juli 13, 2009

boleh dibantu Mas,

kebetulan sedang renov rumah, ada kendala pada lantai keramiknya.

Keramik yang ada sekarang itu merk KIG uk 30.5 x 30.5 warna putih, saya sudah mencarinya namun masih belum nemui.

Saya punya rencana ingin menggunakan keramik uk 40 x 40, namun saya belum punya strategi untuk “ngakalin” pemasangannya” karena takut belang.

Bisa dibantu Mas, jk masalah spt diatas.

Trims.

Edy
edywijaya07@yahoo.co.id
Serpong

17. des - Agustus 13, 2009

serba bisa ya pemilik blog ini..eniwei ada yang bisa bantu tukang pasang keramik pro di jogja tidak ya?

Trims Mas .. semoga mendapatkan tukang yang dikehendaki ya.

18. wao - Agustus 29, 2009

ma kasih tips nya lumayan buat pengalaman nih ? he he …….

19. andri - November 3, 2009

thanx, gw jdi bisa ngerjain tugas

20. TiTi - Desember 26, 2009

Sebelumnya salam kenal ya.. Mas, kalo mau bersihin noda semen yang kececer di atas lantai keramik, caranya gmn? Tks be4

21. Teknik Memasang Keramik Lantai « - Maret 8, 2010
22. Ali - Maret 20, 2010

mas ,kalo granit yg terpasang warna putih 80 x 80, natnya menjadi kotor dan lepas. Awalnya di nat pakai semen putih lalu saya ganti total pakai nat resin, masih juga seperti ini (Kotor & lepas). Minta solusinya mas. Makasih ya

23. ana - Maret 31, 2010

hai, makasih atas infonya. kebetulan saya habis pasang keramik baru tapi untuk finishingnya pemasangan nat kurang rapi, banyak bolong di sana sini. suami saya ingin dirapiin aja sendiri. kira2 gmn cara pasang nat ya?
makasih..

24. didim - April 9, 2010

cara pasang nat pada keramik.
– bersihkan celah nat dari kotoran/pasir yang tertinggal dengan cara dikorek dengan paku dan bersihkan dengan kuas
– siapkan wadah (kaleng, ember atau lainya) isi dengan air, kemudian tuangkan semen nat sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga menjadi seperti pasta. tunggu 5 sampai 10 menit, jangan langsung digunakan
– isikan adonan semen dengan menggunakan rakel karet/ kape karet pada lubang nat sampai seluruh nat terisi semen nat
– jika pengisian semen nat masih kurang tinggi sebaiknya jangan langsung ditimpa, tunggu sampai agak keras kemudian isi kembali dengan semen nat.
– jika pengisian semen nat dianggap kurang rapi jangan khawatir bisa dirapikan setelah kering.
– bersihkan sisa semen nat yang tercecer dengan lap/spon basah selagi semen nat basih basah (janga ditunggu sampai kering)
– setelah selesai semua tunggu kering selama 24 jam
– untuk merapikan nat (setelah kering), siapkan kerta hamplas halus (biasanya hamplas no 400, untuk duco). siram nat/lantai dengan sedikit air kemudian gosok dengan tekanan harus pada nat yang hendak dirapikan (tekan dengan menggunakan telunjuk atau jempol). menggosok harus selalu dalam keadaan basah agar permukaan keramik yang terkena hamplas tidak tergores.
– setelah selesai lantai bisa dilap atau dipel

25. Deddy Setiawan - Mei 18, 2010

Selamat siang.
Dengan hormat.
Kalau ada, tolong saya dikirimi contoh-contoh pemasangan keramik “capcay/ campuran” sehingga biar murah tapi tampak “nyeni”. (via e-mail)
Bila keramiknya perlu dipotong juga boleh, karena saya punya alat potongnya.
Terima kasih.
Hormat saya,
Deddy Setiawan.

26. bagiyo - Juli 9, 2010

Apakah baik kalu di bawah keramik di beri pasir dulu sebelum adukan ?..info yang aku dapat biar gak retak apa benar?..

Kalau tukang yang memasang keramik di rumah saya melakukan hal demikian, yaitu semacam diratakan dengan pasir dan kemudian diberi adukan untuk selanjutnya dipasang keramik. Saya malah tidak tahu alasannya hehe ..

27. Budi Raharjo - Agustus 14, 2010

Bagaimana dengan pemasangan ulang lantai keramik? Apakah keramik yang lama perlu dibongkar dulu atau langsung diberi adukan dan dilapis keramik? terima kasih.

Jawaban saya nih Mas sebagai orang awam perbangunan hehe, saya kira tergantung kebutuhan. Kalau saya, keramik lama dibongkar hanya kalau ketinggian keramik baru yang diinginkan perlu membongkar keramik lama. Kalau misalnya tidak masalah dengan ketinggian akhir, saya tidak akan membongkarnya.

28. papua - September 7, 2010

Mohon infonya

Gimana cara pilih keramik yang bagus dan awet mas,

29. budiman - Oktober 26, 2010

salut buat orang indonesia yang rajin dan cerdas

30. jundan abdullah bogor smk negeri 2 bogor - Januari 18, 2011

bank boleh donk di ajarin tentang memasang keramik bank

31. Andy Rumawan - Februari 9, 2011

Mas bagaimana kiat memilih motif atau warna dan textur keramik untuk tiap ruang biar serasi . misal untuk dapur dan ruang tamu. mhn infonya Trims

32. yongki - Maret 25, 2011

Yang paling penting dalam pemasangan keramik adalah kalau dipakainya pasir sebagai salah satu bahan campuran adukan. Harus diperhatikan bahwa pasir yang dipakai adalah pasir non organik, atau paling tidak seminim mungkin adanya organik yang terkandung di dalamnya. karena sisa sisa organik yang terkandung dalam pasir mungkin akan menimbulkan gas yang menyebabkan peristiwa popping keramik atau terlepasnya keramik dari adukan.hal ini sering terjadi yaitu ditandai dengan terangkatnya keramik (menggembung keatas) tapi belum terlepas. dan pada saatnya nanti akan meledak dengan keras.

33. yongki - Maret 25, 2011

kalo anda ada yang mengalami kebocoran bak mandi atau dak beton, tidak usah bingung. cukup dengan air dicampur semen, harus sangat enceeer sekali. fungsi keenceran tersebut agar larutan semen (air yang mengangkut partikel semen)yang encer tadi dapat ikut masuk ke retak rambut yang ada. larutan tersebut harus anda aduk terus agar semen tidak mengendap, lakukan hal ini sampai sekitar setengah jam. lihat saja hasilnya.

Terima kasih Mas..

34. AGOBY - Oktober 26, 2011

matur nuwun pangertosanipun, (arci) gresik ciro

35. Pras Azza - November 1, 2011

Keramik itu merupakan batu antik bagus. Memasang kramik adalah suatu pekerjaan yg mudah,harus punya kepercayaan dan ketelitian waktu memasang keramik dengan siku kramik.

36. Budi Iskandar - Desember 7, 2011

Saya sendiri awam soal bangunan tapi ingin mencoba untuk memasang sendiri lantai keramik rumah saya setelah 10 tahun kami tempati tapi tiba-tiba sekarang tak sedilkit yang pecah, retak dengan suara yang bikin kaget seisi rumah. Kenapa bisa demikian, apakah ini karena kwalitas keramiknya yang buruk atau karena gelembung udara panas dibawah lantai yang terpapar panas matahari yang masuk melalui jendela rumah.

37. adit - Desember 16, 2011

halhamdulillah q da bisa pasang keramik sendiri.. terima kasih tas infonx

38. sabro - Desember 27, 2011

maaf saya baru mau masuk kedunia pasanga keramik, mau tanya nih ke sobat yg sudah ahli: 1. kalau pasang keramik di gedung tinggi (hig-rise building) apa lantainya perlu dibasahi dulu?
2. bagaimana supaya pasangan keramik tidak teranggkat /retak nutnya kalau kena panas misalnya?
Trims bila ada yag bersedia memberi tips

39. Septana Bagus Pribadi - Juli 6, 2012

hallo oom. bagaimana kabar. sukses yaa

ybandung - September 7, 2012

Halo Mas Septana, kabar baik makasih banyak. Bagaimana kabar dan kesibukan bisnis maupun di kampus?

40. Jogja Sleeping Bag - September 7, 2012

Bermutu! Liputan menarik prend

41. sakura koji - September 17, 2012

makasih infonya.. bagus bangettttttt

ybandung - September 19, 2012

Mangga kalau sekiranya bermanfaat Mas. Terima kasih.

42. Irol - Oktober 8, 2012

Keramik lantai rmah saya megalami pengelupasan ( lepas ) hampir keseluruhan, dengan tenggang waktu cukup lama. Hari ini dibagian ruang tamu adalah kejadian yang kesekian kalinya.
Yang saya tanyakan apa penyebab terjadinya pelapasan keramik tersebut dan bagaimana cara mengatasinya agar hal ini tidak terualng lahi?
Mohon sarannya dan terima kasih.

ybandung - Juni 1, 2014

Kemungkinan sebelum keramik dipasang, keramik tidak direndam di dalam air terlebih dahulu. Saya mencoba untuk mengingat tukang di rumah selalu merendam keramik dan granit sebelum dipasang, bahkan dilakukan sore hari untuk pemasangan keesokan harinya. Kemungkinan yang lain, tukangnya terlalu hemat menggunakan adukan semen sebagai perekat keramik.

Pada sore hari pemasangan keramik pada pekerjaan di rumah tahun 2013 lalu, saya mengecek satu per satu keramik atau granit yang dipasang oleh tukang termasuk mengecek kerapian nat (lurus tidaknya), mengecek kerataan pemasangan keramik, dan mengecek apakah ada yang kopong. Kalau saya menemukan keramik yang kurang baik terpasang, saya atau minta tukang datang untuk membongkarnya karena kalau sudah mengeras maka keramik harus dibongkar paksa dan biasanya pecah.

Demikian pengalaman dan terima kasih.

43. blendy - November 8, 2012

kasih paku 4cm pd tiap nat,, mk nat akn sama sau sama yg lainnya

ybandung - November 26, 2012

Trimakasih info tambahannya.

44. elham - Januari 25, 2014

Itu cara pasang lantai keramik. Kalo lantai granit gimana? Mohon jawaban ya

ybandung - Januari 26, 2014

Kalau saya memperhatikan tukang memasang lantai granit Agustus lalu, sepertinya sama saja Pak dengan cara pemasangan keramik. Hanya natnya terlihat lebih sempit dibanding nat keramik.


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 97 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: