Hari Minggu, 26 Oktober 2008, kami sekeluarga bersama Bulik Kenti memiliki kesempatan untuk mengikuti misa di Gereja Lembah Karmel, Cikanyere Cipanas Cianjur yang berjarak sekitar 90 km dari Bandung. Minggu ini adalah Minggu ke-4 di bulan Oktober 2008 yang seperti biasanya di dalam misa akan diberikan homili oleh Romo Johanes dan juga doa penyembuhan setelah komuni yang juga dipimpin oleh Romo Johanes.
Dari Bandung kami berangkat pukul 07.00 pagi agar dapat sampai di lokasi sebelum misa dimulai pukul 09.30. Seperti perjalanan ke Lembah Karmel sebelumnya beberapa bulan yang lalu, lalu lintas Bandung-Lembah Karmel cukup lancar. Kami berhenti beberapa kali untuk memberikan kesempatan kepada putri kecil kami mendapatkan udara segar.
Di pertigaan Pacet, kami mengikuti petunjuk arah ke kanan yaitu Taman Bunga Nusantara. O iya, di sini kami mampir untuk membeli makanan favorit yaitu sate sapi maranggi dan ketan bakar sebagai sarapan pagi. Hem … maknyus … enak banget. Satu porsi hanya seharga Rp 7500 terdiri dari ketan bakar dengan 5 tusuk sate sapi.
Di sepanjang perjalanan menuju Lembah Karmel kami menikmati alam pegunungan yang sangat indah. Hijau menghampar di mana-mana. Udaranya sangat sejuk.
O iya, di pertigaan mendekati lokasi Lembah Karmel di mana kendaraan akan belok ke kanan, seperti biasanya akan ada sekelompok orang (preman, red) yang akan meminta uang Rp 2000 untuk setiap mobil yang menuju atau meninggalkan lokasi. Bagi yang sudah pengalaman atau terbiasa biasanya akan menghiraukan hadangan mereka. Tidak jauh dari tempat itu, petugas resmi pemungut retribusi akan meminta uang retribusi sebesar Rp 2000. Memasuki kawasan Biara Lembah Karmel, setiap kendaraan pribadi akan membayar uang parkir sebesar Rp 2000.
Akhirnya kami tiba di lokasi tepat pukul 09.30. Kami pun bergegas menuju tempat misa di gedung serbaguna. Ternyata misa ditunda selama 30 menit, karena adanya kecelakaan bus di dekat Taman Bunga Nusantara yang menghalangi pengunjung menuju lokasi Lembah Karmel.
Beberapa pengumuman di dalam misa kira-kira seperti berikut:
- Mohon bagi pengunjung misa untuk mengenakan pakaian yang sopan.
- Mohon bagi pengunjung dalam rombongan berjumlah besar untuk tidak menggunakan bus dalam ukuran besar, demi menjaga lingkungan Lembah Karmel.
- Demi keselamatan pengunjung, agar tidak memberikan uang/barang kepada anak-anak (peminta) di lingkungan Lembah Karmel maupun sepanjang perjalanan menuju atau meninggalkan Lembah Karmel. Bagi yang ingin menyumbang, telah disediakan kotak sumbangan di depan Aula.
[Foto pemandangan di luar setelah misa selesai]
[Bertemu dengan Mba Indaryanti dan keluarga]





[...] October 28, 2008 Hari Minggu, 26 Oktober 2008, Erin memiliki kesempatan untuk mengikuti Misa Minggu ke-4 di Gereja Lembah Karmel, Cikanyere Cipanas Cianjur. Ceritanya ada di sini. [...]
Dulu saya tinggal di sekitar Lembah Karmel, namun itu saat saya masih berumur 7 tahun. Sekarang, coba kepada para Browser apa masih ada yang ingat sama p.Bona?yang tinggal/bekerja di green hose sekitar Lembah Karmel?Kirim ke e-mail saya: rafaelseptaderypurnaya@rocketmail.com .