jump to navigation

Maroko 2019: Istanbul-Casablanca Oktober 22, 2019

Posted by ybandung in Traveling & Exploring the Worlds.
comments closed

Pesawat Boeing 777-300ER yang menerbangkan kami selama hampir 12 jam dari Terminal 3 Cengkareng akhirnya mendarat di Istanbul Airport (IST), bandara baru nan megah di Turki. Hari masih gelap, pukul 5 kurang waktu Istanbul yang berbeda 4 jam lebih lambat dari WIB.

Kami memiliki waktu lebih dari 6 jam di bandara ini. Di bandara ini para penumpang dapat mengakses 1 Hour Free WiFi dengan cara menscan passport di mesin yang tersedia untuk memperoleh kata sandi. Login yang digunakan adalah nomor passport.

Tidak lupa kami sarapan di foodcourt bandara. Menu Burger King menjadi pilihan untuk sarapan pagi. Sepotong burger ayam, kentang goreng, dan minuman bersoda dihargai sekitar 116ribu rupiah. Belum memiliki mata uang Lira Turki tidak masalah, kami membayarnya dengan kartu kredit.

Setelah sarapan kami mengecek gate keberangkatan. Tujuan Casablanca pada pukul 11.20, penumpang diarahkan ke Gate F18. Kami berjalan kaki cukup jauh untuk mencapai Gate F18.

Pesawat lepas landas pada pukul 11.47. Cuaca sangat baik. Nasi dengan daging sapi cincang dengan kelengkapannya menjadi menu makan yang dapat kami pilih selain menu pasta dengan telur. Aneka minuman hilir mudik ditawarkan kepada para penumpang.

Setelah terbang selama 5 jam, pesawat mendarat di Casablanca Airport (CMN). Penumpang terkejut, pesawat mendarat dengan keras. Melihat banyak sekali pesawat sedang parkir, terlihat pesawat jumbo Airbus A380, Casablanca sepertinya salah satu kota populer di Maroko. Yeah .. untuk pertama kalinya saya menginjakkan kaki di benua Afrika.

Maroko 2019: Terbang Bersama Turkish Airlines Oktober 13, 2019

Posted by ybandung in Tidak Dikategorikan.
add a comment

Turkish Airlines akhirnya dipilih untuk membawa kami menuju Casablanca, Maroko di benua Afrika. Naik kereta api dari Bandung ke Gambir, sambung dengan GrabCar menuju Terminal 3 Bandara Soetta.

Terbang pukul 21.00, kami sudah dipanggil boarding masuk ke pesawat pada pukul 20.00. Pada pukul 21.07, pesawat Boeing 777 tinggal landas.

Mengurus e-Visa Turki Oktober 8, 2019

Posted by ybandung in Traveling & Exploring the Worlds.
add a comment

Turki merupakan salah satu negara yang memberikan kemudahan bagi pemegang paspor Indonesia, sekalipun tipe paspornya adalah paspor umum atau paspor hijau. Salah satu cara mengurus visa Turki adalah mengajukan e-Visa dari halaman https://www.evisa.gov.tr/en/

Caranya sangat mudah. Masuk ke website tersebut dan mulailah kita mengisi form-form yang disediakan. Pertama kali kita akan mengisi negara asal pemohon dan informasi tanggal kedatangan ke Turki. Form berikutnya adalah mengisi informasi lebih detail termasuk nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, tanggal-tanggal penting yang tertera pada paspor, nama ibu dan ayah, nomor telepon serta alamat.

Berikutnya adalah memverifikasi apakah data yang diinputkan sudah benar. Jika belum kita dapat mengeditnya, jika sudah ok kita dapat menekan tombol verify. Cek email untuk melanjutkan proses pembayaran. Biayanya USD 25 plus service fee USD 1.05, jadi totalnya USD 26.05. Bandingkan dengan mengurus VOA (Visa on Arrival) di bandara Turki yang berbiaya USD 35 plus pastinya mengantri pembayaran VOA. Jika pembayaran berhasil, maka e-Visa berikut receipt pembayaran akan dikirimkan ke email. Mudah bukan?

Perpanjang Paspor Istri dan Anak di Penghujung Tahun 2018 Desember 31, 2018

Posted by ybandung in Kisah dan Pengalaman Pribadi.
add a comment

Karena paspor istri dan dua anak tinggal menyisakan 6 bulan masa berlaku, hari Minggu petang kemarin saya mendaftar antrean di aplikasi Antrian Paspor yang diunduh ke ponsel Android. Kebetulan saya sudah melakukan registrasi jauh-jauh hari. Setelah mencoba berkali-kali tanpa henti, akhirnya nyambung juga ke aplikasi tersebut sehingga bisa mendaftarkan 3 pemohon untuk jadwal siang hari ini pukul 13-14. Pada aplikasi tersebut perlu diisikan nama lengkap, NIK pemohon, dan relasi pemohon. Jika berhasil, maka kita dapat melihat informasi pada menu jadwal yang berisi informasi pemohon, NIK, dan kode QR Code.

Hari Senin pukul 12 siang kami telah tiba di Kantor Imigrasi Bandung di Jalan Surapati. Di meja dekat pintu masuk, setiap pemohon dapat menuliskan daftar hadir sesuai dengan lembaran yang tertulis jadwal pukul 13-14. Kami menuliskan tiga nama pemohon di lembaran tersebut, berada di urutan 14 s.d. 16. Setelahnya menunggu sampai dimulai panggilan pada pukul 13.00. (lebih…)

Jepang 2018: Nikmati Indahnya Arashiyama Bamboo Grove Maret 19, 2018

Posted by ybandung in Tidak Dikategorikan.
add a comment

Setelah puas berkeliling menikmati indahnya Kuil Fushimi Inari, berikutnya adalah hutan bambu Arashiyama yang sangat terkenal. Nama objek wisatanya Arashiyama Bamboo Grove. Jepang bisa saja ya, hutan bambu bisa disulap menjadi objek wisata yang mendunia. Padahal kalau bicara bambu, Indonesia juga kaya akan beraneka jenis bambu atau pring dalam Bahasa Jawa. Sebut saja ada pring apus, pring wulung, pring petung, pring ori, pring ampel dan sebagainya.

Dari Fushimi Inari, kami kembali ke Kyoto Station naik Nara Line. Untuk menuju Arashiyama, kami naik San-In Line dengan menggunakan tiket JR Pass. Mudah bukan? Perjalanan menuju Arashiyama Station ditempuh dalam waktu 20 menit. (lebih…)

Jepang 2018: Kuil Fushimi Inari Maret 19, 2018

Posted by ybandung in Traveling & Exploring the Worlds.
add a comment

Tidak terasa Shinkansen yang membawa kami dari Tokyo telah tiba di Kyoto. Hari masih pagi, kami memilih untuk mengunjungi Kuil Fushimi Inari. JR Pass kami masih manjur untuk naik kereta Nara Line dari Kyoto Station menuju Inari Station yang berjarak 5km. Setelah 6 menit menyusuri rel kereta api, tibalah kami di Inari Station.

 

(lebih…)

Jepang 2018: Perjalanan Tokyo ke Kyoto Maret 19, 2018

Posted by ybandung in Traveling & Exploring the Worlds.
add a comment

Hari ini Senin, 19 Maret 2018, hari kedua kami berada di Tokyo. Tempat yang akan kami kunjungi adalah Kyoto. Kedua kota berjarak 460 km, yang dapat ditempuh dengan kereta cepat Shinkanzen hanya dalam waktu 2.5 jam saja. Luar biasa cepat ya. Padahal jarak 460 km itu seperti dari Bandung ke Solo, dapat ditempuh dengan kereta api selama 9 jam. Moga-moga dalam waktu dekat negara kita juga memiliki kereta cepat.

Kebetulan tiket kereta berikut nomor tempat duduk sudah di tangan, karena hari kemarin dibantu petugas di stasiun bandara Haneda ketika mengurus JR Pass. Kami memilih jadwal kereta yang sepagi mungkin namun tetap sudah cukup beristirahat setelah perjalanan panjang dan disambung menjelajah Kota Tokyo seharian sampai malam hari. Kami telah memilih jadwal keberangkatan pukul 7 pagi kurang. (lebih…)

Jepang 2018: Waktunya Kembali ke Hotel Maret 18, 2018

Posted by ybandung in Traveling & Exploring the Worlds.
add a comment

Setelah menikmati suasana malam kawasan Jalan Ginza, kami menelusuri jalanan menuju Stasiun Tokyo dengan berjalan kaki. Sebelum kembali ke hotel, kami mencari makan malam terlebih dahulu. Di depan Stasiun Tokyo kami menemukan rumah makan Yoshinoya yang cukup familiar bagi orang Indonesia karena mudah menemukan rumah makan tersebut di kota-kota besar di Indonesia. Bukan orang Indonesia kalau tidak memesan nasi sebagai menu wajib, kami pun memesan nasi berikut kelengkapannya.

(lebih…)

Jepang 2018: Nikmati Suasana Malam Jalan Ginza Maret 18, 2018

Posted by ybandung in Traveling & Exploring the Worlds.
add a comment

Setelah check-in dan beristirahat di hotel, petang hari kami mulai kembali petualangan berkeliling Tokyo hari pertama. Dari pagi kami sudah mengunjungi beberapa tempat wisata menarik, mulai dari Nakamishe Shopping Street, Kuil Senso’ji, Perempatan Shibuya dan Patung Hachiko, selanjutnya kami ingin menikmati suasana malam Jalan Ginza yang tersohor sebagai pusat perbelanjaan gaya Barat. (lebih…)

Jepang 2018: Perempatan Shibuya dan Patung Hachiko Maret 18, 2018

Posted by ybandung in Traveling & Exploring the Worlds.
add a comment

Setelah mengunjungi Nakamise Shopping Street dan Kuil Senso’ji, kami lanjutkan perjalanan ke Shibuya, Tokyo. Berbekal JR Pass, kami naik kereta dari Stasiun Asakusa menuju Stasiun Shibuya.

#1 Menyeberangi Perempatan Shibuya

Di Shibuya kami melihat-lihat suasana Perempatan Shibuya atau Shibuya Crossing yang sangat fenomenal. Kerumunan orang terlihat menyemut di sisi-sisi jalan pada saat lampu penyeberang jalan merah dan akan bergerak menyeberang memenuhi penyeberangan jalan ketika lampu menjadi hijau. Kami pun ingin larut dalam aktivitas orang-orang di Shibuya. (lebih…)