jump to navigation

Mengurus Permohonan Pindah Penduduk Juni 1, 2007

Posted by ybandung in Serba-Serbi Pribadi dan Kegiatan.
Tags: ,
trackback

Pada tanggal 18 Agustus 2006 yang lalu saya mengurus permohonan pindah penduduk dari Kabupaten Sleman ke Kota Bandung. Pertama-tama mengurus surat keterangan di Ketua RT/RW yang selanjutnya ditandatangani oleh kadus (kepala dusun atau dukuh).

Kedua, saya datang ke Kantor Desa (Kelurahan) dengan membawa surat keterangan tersebut. Petugas akan membuatkan Formulir Permohonan Pindah Penduduk yang akan ditujukan kepada camat setempat. Formulir ditandatangani oleh pemohon dan disetujui oleh kepala desa atau lurah. Kemudian saya dibuatkan surat keterangan yang juga ditandatangani oleh kepada desa untuk keperluan mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di kantor polsek setempat.

Ketiga, saya mengurus SKCK dengan membawa surat keterangan dari kepala desa dan sejumlah paspoto 4×6. Keempat, setelah mendapatkan SKCK yang ditandatangani kapolsek, saya membawa surat SKCK tersebut berikut Formulir Permohonan Pindah Penduduk juga sejumlah paspoto 4×6 ke kantor kecamatan.

Kelima, kantor kecamatan akan membuatkan Surat Keterangan Pindah yang dilampiri paspoto 4×6 dan ditandatangani oleh camat. Surat keterangan ini dibuat sejumlah 7 (tujuh) rangkap dengan peruntukan sebagai berikut:

  1. Lembar ke-1 untuk yang bersangkutan
  2. Lembar ke-2 untuk Bupati Sleman
  3. Lembar ke-3 untuk Gubernur KDH Daerah Istimewa Yogyakarta
  4. Lembar ke-4 untuk Gubernur KDH Jawa Barat
  5. Lembar ke-5 untuk Walikota Bandung
  6. Lembar ke-6 untuk arsip
  7. Lembar ke-7 untuk Camat Cicendo Bandung

Beres dech, saya diberi lembar ke-1 tersebut berikut SKCK dan amplop tertutup yang saya kira berisi lembar-lembar lain Surat Keterangan Pindah. Amplop tersebut yang kemudian akan saya serahkan ke Kelurahan Pamoyanan untuk mengurus pembuatan Kartu Keluarga dan KTP. Tentu saja harus mengurus surat keterangan mulai dari RT dan RW setempat.

Komentar»

1. rosadadada - Juli 26, 2008

Ass. Wr. Wb.,

Mohon doa restunya..

No1 Dada Rosada-Ayi Vivananda

Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bandung 2008-2013

Wass. Wr. Wb.

2. Budi - Oktober 23, 2008

wah terimakasih pak atas keterangannya..
kebetulan saya lagi searching tentang ngurus surat pindah, kata kakak saya harus bawa foto 4X6 enam lembar, terus ngurusnya sampe kecamatan… saya jadi sewot.. kok ribet banget yak..
kirain cuman cukup surat pengantar doang dari kelurahan..
ternyata emang ribet.. he.. he.. but setelah baca artikel bapak saya jadi gak sewot lagi..
haturnuhun pak Yoanes…

3. ybandung - Oktober 23, 2008

@ Budi:

Hatur nuhun Pak Budi, sekiranya tulisan saya sedikit bermanfaat. Betul Pak, memang sedemikian ribet karena harus ke Pak Kadus, Pak RT, Pak RW, Pak Kadus lagi, Pak Kades, Kapolsek, sampai dengan Pak Camat hehe ..

Sukses ya Pak, dan terima kasih telah berkunjung.
Salam saya,

Yoanes Bandung.

4. @ccept - Januari 9, 2009

terimakasih yah Pak atas keterangannya… luar biasa..!!

Rgds

Kardiana/@ccept

Terima kasih kembali Pak. Salam.

5. maria - Januari 19, 2009

selamat sore,
aku agak sedikiti binggung ni, mengenai pengurusan surat keterangan di Ketua RT/RW . nah itu ketua rt rw yang mana, tempat tinggal baru apa yang lama…ni..tolong ya..thanks

6. Ilham - Juli 14, 2010

Kalau boleh tau proses seluruhnya beapa lama ya?? Saya pindah dari bandung ke Tasik, sekarang tinggal proses di bandungnya…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: