jump to navigation

ITB Atasi Kesenjangan Digital Maret 18, 2008

Posted by ybandung in Rural NGN.
Tags: , ,
trackback

[Artikel saya ambil dari Koran Tempo, edisi 17 Juli 2007]. BANDUNG – Institut Teknologi Bandung sedang mengembangkan sistem jaringan untuk mengatasi kesenjangan digital. Nama sistem jaringan itu Rural Next Generation Network. Lewat sistem itu, masyarakat bisa memasang sendiri sistem dan mengoperasikannya, sehingga terbentuk sebuah komunitas digital.

“Kami percaya, dengan cara ini, masyarakat bisa menjangkau peralatan komunikasi yang murah,” kata Direktur Pusat Penelitian Teknologi Informasi dan Komunikasi di ITB, Armein Z.R. Langi, Jumat lalu.

Sebagai uji coba, Armein mengungkapkan, sistem jaringan itu sudah diterapkan di dalam kampusnya. Sistem yang sama selama tiga tahun terakhir juga sudah dicoba dalam komunitas delapan keluarga di dua desa di kawasan Punclut, Bandung Utara. “Dengan menggunakan frekuensi radio 2,4 gigahertz, mereka bisa terhubung satu sama lain dan terkoneksi ke kampus ITB,” kata Armein.

Sistem memang baru bisa menjangkau radius empat sampai lima kilometer. Tapi Armein menyatakan pengembangan terus dilakukan, di antaranya membuat radio link agar jangkauan bisa melar hingga 100 kilometer. “Karena jarak antardesa di Indonesia jauh-jauh,” katanya.

Jaringan itu nantinya memang bisa sangat bermanfaat bagi masyarakat antardesa. Tapi sayang, Armein masih terganjal ketentuan selama ini bahwa masyarakat tidak diizinkan mengelola sendiri sistem komunikasi. “Kami masih menunggu bantuan dari pemerintah, terutama untuk mengatasi soal regulasi ini,” katanya. rana akbari fitriawan (bandung)

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: