jump to navigation

Beberapa Pemodelan Sistem Antrian untuk VoIP Mei 1, 2008

Posted by ybandung in Teknologi.
Tags: ,
trackback

Di artikel lain telah dibahas mengenai beberapa pemodelan VoIP traffic. Analisis kinerja VoIP mencakup analisis mengenai model antrian (queueing model) yang sesuai. Dengan pemodelan yang sesuai akan didapatkan hasil aproksimasi yang lebih akurat mengenai proses kedatangan (arrival rate) dan pelayanan paket data (service rate). Mari kita lihat beberapa pemodelan yang pernah diusulkan.

Menurut Dang et al. (2002), model paling sederhana adalah model Poisson (Markovian) yang telah diterima luas di pemodelan teletraffic klasik. Contoh model Poisson adalah M/M/1 yang merepresentasikan Poisson arrival process dan Poisson service time di dalam koneksi dengan server tunggal. Di dalam sistem VoIP, model Poisson hanya dapat diterima di dalam kondisi tertentu saja.

Eckberg (1979) mengusulkan sistem antrian D/D/1 untuk merepresentasikan laju kedatangan dan laju pelayanan paket data yang deterministic (bukan model On-Off). Pemodelan ini akan memberikan hasil yang mirip dengan pemodelan M/D/1 dan M/D/1/N, namun akan memberikan hasil yang lebih baik di dalam kondisi utilitas jaringan penuh.

Stern (1983) mempresentasikan model antrian yang didasarkan kepada model On-Off dengan distribusi eksponensial, dan sebuah rantai Markov waktu kontinyu untuk menentukan jumlah pengguna aktif.

Jenq (1984) meneliti bahwa model Poisson memberikan hasil aproksimasi yang akurat di dalam kondisi utilisasi jaringan kurang dari 70%. Selebihnya, aliran Poisson akan memberikan hasil aproksimasi yang berbeda. Sehingga diusulkan model GI/D/1 yang memberikan hasil aproksimasi yang lebih akurat untuk semua tingkat utilisasi jaringan.

Sriram dan Whitt (1986) mengekstensi model GI/D/1 yang diusulkan oleh Jenq. Penelitian ini menemukan bahwa ketergantungan di antara waktu-waktu kedatangan paket data merupakan penyebab terjadinya kongesti di dalam kondisi beban penuh, sehingga penggunaan model klasik M/D/1 tidak akan sesuai lagi.

Heffes dan Lucantoni (1986) mengusulkan model antrian MMPP/G/1 di mana agregasi paket data yang berisi paket data dan voice diaproksimasi menggunakan correlated Markov modulated Poisson (MMPP). Hasil eksperimen menunjukkan adanya variabilitas dan korelasi distribusi waktu tunda yang tidak dapat diketahui dengan model Poisson.

Karam dan Tobagi (2001) meneliti beberapa skema penjadwalan dan menyimpulkan bahwa Priority Queueing (PQ) memberikan hasil yang paling baik untuk menangani VoIP traffic.

Penelitian oleh Dang et al. (2002) bertujuan untuk mendapat model stochastic yang paling sesuai untuk memodelkan proses kedatangan paket dan waktu pelayanannya. Penelitian menemukan bahwa proses kedatangan paket dapat dimodelkan dengan baik menggunakan model Poisson, sementara waktu pelayanan dapat dimodelkan dengan baik menggunakan distribusi Pareto.

Iklan

Komentar»

1. Beberapa Pemodelan Sistem Antrian untuk VoIP - Mei 1, 2008

[…] Read the rest of this great post here […]

2. b oe d - Mei 2, 2008

wah kok semuanya analitik ya. Yg simulasi (e.g. Discrete Event Simulation) gak dibahas mas ?
🙂

3. ybandung - Mei 4, 2008

Belum sampai yang menggunakan discrete-event simulation mas Boed hehe ..

4. Dwi - Juni 4, 2008

Saya sedang membuat artikel tentang distribusi eksponensial khususnya pada distribusi pareto. Jadi saya mengalami kesulitan. Jika mungkin saya butuh bantuan dari anda untuk menjelaskan secara detail tentang distribusi pareto itu sendiri.

saya tunggu jawabannya….

5. b oe d - Juni 5, 2008

# numpang nggih mas Ndung

Distribusi Pareto sebenarnya lebih mengarah ke konsep “vital view”; atau 80:20. Kira-kira penjelasannya adalah bahwa dalam suatu sistem, 80% masalah / akibat bisa dijelaskan oleh 20% sebab. Jadi kita cukup fokus ke 20% sebab itu untuk menagani masalah sistem – dengan asumsi pareto berlaku dalam sistem itu.

6. ybandung - Juni 7, 2008

Trims banyak Mas Boed,

Semoga jawaban tersebut jelas ya Mas Dwi ..
Salam,

Bandung.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: