jump to navigation

Susah Sekali Mendapatkan Gas Elpiji Mei 4, 2008

Posted by ybandung in Berbagi Status dan Hari Ini.
trackback

Sejak awal tahun 2008, kami merasa susah sekali mendapatkan gas elpiji. Untuk mendapatkannya kami harus mengunjungi beberapa toko. Beruntung kalau dalam hari yang sama kami bisa mendapatkan gas elpiji. Hari ini kami agak kurang beruntung nih.

Sejak hari kemarin, persediaan gas elpiji di rumah kami habis. Setelah berkeliling ke 8 toko di sekitar tempat tinggal yaitu daerah Pandu, Baladewa, Bima, Rama, Gang Saleh dan Pasir Kaliki, kami tidak kunjung mendapatkannya. Keliling tahap dua kami mencari di tempat yang agak jauh termasuk Griya Pasteur, Borma Gunung Batu, bahkan Giant (ternyata tidak jual hehe ..), 7 toko kami kunjungi tidak juga mendapatkannya.

Sebenarnya sudah lama kami ingin menambah persediaan satu buah tabung lagi, tapi setiap toko yang kami tanya tidak satu pun memiliki barangnya. Beberapa toko menyebutkan tidak diperbolehkan lagi oleh Pertamina untuk menjual tabung lagi (?). Salah satu agen Gas Elpiji di Rama pun tidak lagi menjual tabung. Lengkap dech, tabung susah .. isinya juga susah.

Beberapa kenalan menyarankan untuk mencari tabung di daerah Pasar Baru termasuk Jalan ABC, siapa tahu ada. Hem .. saya sendiri belum sempat berburu tabung ke daerah Pasar Baru. Mungkin ada ya .. Sementara waktu menggunakan kompor minyak dech, menyiapkan makanan untuk putri kami menjadi sedikit terganggu karena lamanya proses memasak. Semoga dalam waktu dekat kami bisa mendapatkan gas elpiji.

Komentar»

1. Akhmad Mulyanto - Mei 5, 2008

walah 2-3 minggu lagi mungkin LPG -ku habis, yo wis.. kembali ke minah🙂

2. aWi - Mei 5, 2008

saya sempet mengalaminya, mas dung (2 minggu lalu). kesana-kemari mencarinya. 2 harian tanpa masak. Trus ibu saya punya nomer kontak penyalur isi ulang gas. ditilpun lah, kemudian besok paginya. harganya juga normal 53rb saja. Padahal saya denger dari tempat lain, bisa sampai 85rb. beruntunglah saya. Saya di daerah Parakan-Guruminda-Pinus (Bandung)

3. ybandung - Mei 6, 2008

@ Akhmad Mulyanto dan @ aWi:

Sepertinya harus memiliki tabung gas elpiji cadangan dech Mas Mul .. saya masih terus mencari tabung, cuman langka euy .. kemarin pemilik toko mengatakan harga tabung plus isi berkisar di angka Rp 750 ribu ..!!

Mas Anton sungguh beruntung, dekat dengan penyalur isi ulang gas elpiji. Kemarin petang saya menemukan gas elpiji seharga 95.000 di daerah Dipatiukur; sementara di sebuah toko di Rama hanya mendapatkan jatah 5 tabung seharga Rp 65.000 dan langsung habis.

Daripada membeli gas elpiji seharga Rp 95.000 kami memilih untuk menunggu beberapa hari ke depan. Minah dulu dech ..

4. parmis - Mei 6, 2008

bukan hanya elpiji om yo arang pun ora na2

5. ybandung - Mei 6, 2008

Wah wah Pak Mis .. jangan-jangan industri pun mulai beralih ke sumber energi alternatif arang bersubsidi ya hehe ..

6. ybandung - Mei 7, 2008

Akhirnya tadi malam kami mendapatkan gas seharga Rp 65.000. Bisa masak indomie rasa soto dech ..

7. john - Mei 8, 2008

Kompor listrik bisa jadi alternatif selain murah juga nga repot!!!!

8. ybandung - Mei 8, 2008

Aha .. saya pernah kepikir untuk menjajagi kompor listrik sebagai alternatif Mas John. Saya belum tahu seberapa besar pulsa …ups, rekening listrik tambahan karena menggunakan kompor listrik.

Terimakasih atas saran dan juga telah berkunjung Mas John.
Salam,

-bandung

9. si didit - Mei 10, 2008

wah ternyata bener jg yah artikel yang saya baca di koran tempo beberapa hari yang lalu.. waks.. ternyata memang elpiji langka..

10. ybandung - Mei 10, 2008

Betul Mas Didit .. kami merasakan susah sekali mendapatkan gas elpiji di Bandung sejak awal tahun ini.

Terimakasih dan salam.

11. joglempo - Mei 26, 2008

…sekarang giliran ditempat saya daerah Pondok Aren Tangerang dst sama sekali nggak ada gas yang tersisa di pasaran, sepertinya ada penimbunan…kapan ya pemda menindak para spekulan ini.

sekarang saya nggak tahu lagi harus nyari dimana?

kasihan isteriku ytc…baru saja dia coba mau bantu suaminya untuk cari tambahan uang belanja, malah kena ujian bertubi tubi, dari mulai melonjaknya harga minyak goreng sama terigu…eh sekarang malah gasnya langka…

sekedar curhat saja… nggak tahu harus ngadu kesiapa kecuali sama Yang Maha Kuasa.

tapi tetap masih bersyukur dibanding dengan tetangga yang lain masih banyak yang lebih sengsara dari kami.

salam kenal mas Ndung

12. Akhmad Mulyanto - Mei 26, 2008

Yup, saya sudah punya tabungan cadangan (3 kg). Yang 12 kg malah sudah 50 hari lebih belum habis.

13. ybandung - Mei 27, 2008

@ Joglempo:

Salam kenal Mas .. wah-wah ternyata di Tangerang sama susahnya ya. Semoga dalam waktu dekat ini gas elpiji mudah didapatkan kembali.

@ Akhmad Mulyanto:

Mas Mul .. beli tabung cadangan yang 3 kg berapa harga, gampang tidak mendapatkannya jangan-jangan ikut langka juga.

Benar ngga sih tabung 3 kg rawan meledak karena bahan tabungnya yang tidak sehandal yang 12 kg?

14. Akhmad Mulyanto - Mei 28, 2008

Yg 3 kg gampang aja belinya, harganya 300 ribu. Dan mudah didapat, harga isinya cuman 14-15 ribu saja. Yah ada beberapa kasus kompor gas meledak gara tabung 3 kg ini sih. Tapi belum jelas meledaknya dimana, bisa jadi masang sambungannya kurang benar.

15. ybandung - Mei 28, 2008

Trims Mas Mul infonya,

Wah ternyata tabung 3kg mahal juga ya .. hampir sama dengan harga tabung 12kg di masa tidak paceklik di sekitaran harga Rp 350ribu.

Ok Mas Mul .. semoga tabung kecil didisain sehandal tabung besar.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: