jump to navigation

Paten Oktober 30, 2008

Posted by ybandung in Tutorial Metode Penelitian.
trackback

Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada inventor atas hasil invensinya di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri invensinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksanakannya. Invensi adalah ide inventor yang dituangkan ke dalam suatu kegiatan pemecahan masalah yang spesifik di bidang teknologi, dapat berupa produk atau proses, atau penyempurnaan dan pengembangan produk atau proses.

Dokumen paten memiliki fungsi sebagai berikut:

  1. Fungsi Perlindungan: Sejauh mana invensi kita dapat dilindungi (hak eksklusif, memberikan lisensi, menggugat, meminta ganti rugi)
  2. Fungsi Informasi: Paten adalah monopoli yang tidak tak terbatas, merupakan kewajiban pemohon untuk mengungkapkan invensinya pada publik sehingga dapat digunakan sebagai sumber informasi dan ide pengembangan

Dokumen paten terdiri dari deskripsi paten dan klaim yang sering disebut sebagai spesifikasi paten. Hal ini berarti spesifikasi paten berisi uraian mengenai mesin atau proses apa yang hendak dipatenkan dan bagaimana mesin atau proses tersebut berbeda dari paten atau teknologi sebelumnya.

Dokumen paten harus ditulis secara lengkap dan teliti, karena begitu paten didaftarkan (filed) maka tidak diperkenankan lagi untuk menambah atau memperluas uraian lengkap yang sudah didaftarkan. Hal-hal yang ada di dalam klaim harus ada di dalam uraian lengkap, klaim tidak boleh lebih luas dari uraian. Tidak boleh ada gambar atau grafik di dalam uraian/deskripsi, jadi ditempatkan di bagian gambar.

Klaim menentukan batas hak perlindungan yang hendak diminta dan merupakan bagian paling penting dalam spesifikasi paten. Klaim harus didukung dengan deskripsi. Klaim menyajikan hanya fitur khas dari invensi. Klaim dapat diklasifikasikan secara fisik yaitu klaim produk (zat, komposisi, senyawa) dan klaim alat (device, sistem). Klaim juga dapat diklasifikasikan secara aktifitas yaitu klaim proses dan klaim penggunaan.

Di dalam dokumen paten, gambar merupakan perwujudan invensi dan untuk memperjelas deskripsi serta klaim. Namun deskripsi tertulis merupakan hal yang utama, bukan gambar. Gambar dapat terdiri dari gambar teknik, grafik yang memuat tanda-tanda, simbol, huruf, angka yang menjelaskan bagian invensi. Di bagian gambar tidak boleh memuat uraian kata-kata. 

Link: Tanya jawab paten ada di website Ditjen-HKI di link ini atau website Dncpatent di link ini. Contoh penulisan paten di website About.com ada di link ini.

Referensi:

  1. Website Direktorat Jenderal Hak dan Kekayaan Intelektual – Departemen Hukum dan Hak Asasi, http://www.dgip.go.id
  2. A. Romadoni, “Teori Penulisan Spesifikasi Paten”, Kantor Manajemen HaKI ITB, 2007
  3. About.com, “Patent Application Tips”, http://inventors.about.com
Iklan

Komentar»

1. herman - Juli 1, 2010

Saya ada suatu penemuan yang setelah saya cek ke berbagai tempat baik nasional maupun internasional tidak pernah ada atau dilakukan.Penemuan saya adalah merubah suatu bentuk fisik beberapa benda menjadi sesuatu yang sangat dibutuhkan masyarakat.Atau bisa disebut sesuatu itu merupakan bagian dari kebutuhan masyarakat baik nasional maupun intrnasional.Saya ingin mematenkan penemuan itu, tapi saya tidak tahu cara membuat diskripsinya maupunsyarat-syarat lain.Apa anda bisa membantu saya?
Terima kasih


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: