jump to navigation

Pertimbangan Awal untuk Menyusun Proposal Penelitian Januari 27, 2009

Posted by ybandung in Tutorial Metode Penelitian.
Tags:
trackback

Untuk mempersiapkan proposal dan merencanakan penelitian (riset) misalnya tesis atau disertasi, seorang peneliti perlu mengacu kepada kerangka umum (framework) perancangan riset yang memberikan panduan mengenai semua hal yang berhubungan dengan studi yang hendak dilakukan; mulai dari pencarian ide sampai dengan prosedur pengumpulan data berikut analisisnya.

Di dalam bukunya, Creswell (2003) membagi kerangka umum perancangan penelitian ke dalam tiga pendekatan, yaitu i) metoda kuantitatif, ii) metoda kualitatif, dan iii) metoda mixed. Untuk merancang suatu riset, peneliti perlu mempertimbangkan beberapa pertanyaan sebagai berikut:

  1. Klaim (ilmu pengetahuan) apa yang hendak dibuat?
  2. Prosedur atau metodologi penelitian apa yang hendak dipergunakan?
  3. Metoda pengumpulan data dan analisis apa yang hendak dipergunakan?

1. Klaim Ilmu Pengetahuan

Di dalam proses penelitian, seorang peneliti akan memulainya dengan membuat asumsi “how they will learn” dan “what they will learn”. Klaim-klaim ini sering disebut sebagai paradigma (Lincoln & Guba, 2000; Mertens, 1998), atau asumsi filosofis, epistemologi, dan ontologi (Crotty, 1998), atau metoda penelitian (Neuman, 2000).

Secara filosofis, peneliti akan membuat klaim mengenai “what is knowledge (ontology)”, “how we know it (epistemology)”, “what values go into it (axiology)”, “how we write about it (rhetoric)”, dan “the processes for studying it (methodology)”.

Beberapa tipe klaim adalah postpositivism, constructivism, advocacy/participatory, dan pragmatism.

2. Metodologi Penelitian

Metodologi penelitian (Mertens, 1998), tradisi penyelidikan (Creswell, 1998), atau stategi penyelidikan (Creswell, 2003) merupakan prosedur yang dilakukan dalam melakukan penelitian. Di dalam studi kuantitatif, metodologi dapat berupa eksperimen atau survei. Di dalam studi kualitatif, metodologi dapat berupa penelitian naratif, fenomenologi, etnografi, grounded teori, atau case study. Sementara di metoda mixed adalah prosedur sekuensial, konkuren, atau transformatif.

3. Metoda Pengumpulan Data dan Analisis

Metoda penelitian merupakan suatu metoda yang digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data penelitian. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Metoda penelitian kuantitatif: predetermined; instrument based question; performance data, attitude data, observational data, dan cencus data; statistical analysis.
  • Metoda penelitian kualitatif: emerging method; open-ended question; interview data, observation data, document data, audio-visual data,; text & image analysis.
  • Metoda penelitian mixed: predetermined & emerging; open & closed-ended question; multiple data drawing; statistical & text analysis.

Klaim, strategi, dan metoda yang digunakan di dalam penelitian akan menunjukkan bahwa suatu penelitian bersifat kuantitatif, kualitatif, atau mixed. Berikut disarikan:

Metoda Kuantitatif. Di dalam pendekatan kuantitatif, peneliti akan membuat klaim postpoitivist untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, menggunakan strategi eksperimen atau survei, dan mengumpulkan data dengan menggunakan instrumen yang akan menghasilkan data statistik.

Metoda Kualitatif. Peneliti membuat klaim constructivist. Strategi yang dilakukan adalah prosedur naratif, fenomenologi, etnografi, grounded theory, atau case study. Peneliti mengumpulkan data-data yang bersifat open-ended data.

Metoda Mixed. Peneliti membuat klaim pragmatic grounds (consequence oriented, problem-centered, pluralistic). Strategi yang digunakan adalah prosedur simultan atau sekuensial. Metoda pengumpulan data baik informasi numerik maupun teks yang akan merepresentasikan informasi kuantitatif sekaligus kualitatif.

Nah, bagaimana memilih sebuah pendekatan untuk penelitian yang hendak dilakukan. Creswell (2003) merekomendasikan hal-hal sebagai berikut:

  • Sesuaikan antara masalah dengan pendekatan
  • Dasarkan kepada pengalaman peneliti
  • Pertimbangkan pembaca atau audiens

Selain kerangka umum perencanaan riset, pertimbangan berikutnya adalah dilakukannya tinjauan pustaka (review of the literature) untuk mendapatkan topik riset yaitu topik yang bersifat researchable. Terakhir adalah strategi penulisan termasuk struktur dan format penulisannya.

Referensi:

  1. Creswell, J.W. (2003). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (ed. 2). Thousand Oaks, CA: Sage.
Iklan

Komentar»

1. Beberapa Link Bacaan tentang Metoda Penelitian « Yoanes Bandung & Activities - Januari 27, 2009

[…] Pertimbangan Awal untuk Menyusun Proposal Penelitian […]

liastha dewi - September 24, 2009

mas…ak mo nyusun proposal tapi masi bingung nih….masih blank…gak tau mesti dari mana…apalagi buat yang bakalan diteliti…nemu masalahna yang susah…tapi dari penjelasana mas, ak ud ad bayangan…..makasi ya mas..

Hallo Mba, barangkali bisa mengambil masalah dari keseharian yang dihadapi di kantor/kampus/masyarakat. Atau membaca hasil penelitian orang lain (studi literatur) baik berupa skripsi/tesis/disertasi atau paper ilmiah/jurnal. Semakin banyak referensi yang dibaca khususnya yang membahas topik yang sama, biasanya akan semakin mudah menemukan masalah-masalah yang dapat diteliti.

2. edwidianto - Januari 28, 2009

Bagus sekali, mas. saya link ke blog saya yah.. biar jadi catatan saya.
tapi masih banyak istilah-istilah yang nggak saya mengerti, mas. mungkin lain waktu mas bersedia menjabarkannya…
matun nuwun.

Sami-sami Mas Didik .. mangga Mas.

3. Belajar Baca Paper « ::Eko Didik Widianto:: - Januari 28, 2009

[…] Pertimbangan Awal untuk Menyusun Proposal Penelitian […]

4. harjo - Januari 29, 2009

Jadi kepengen nge-riset lagi nih, tapi kapan ya? Gk ada waktu lagi kayanya mas …

Hehe .. pilihan hidup Mas Hari ..

5. Pernyataan Tujuan di Proposal Penelitian « Yoanes Bandung & Activities - Februari 2, 2009

[…] 2, 2009 oleh ybandung Telah dijelaskan di artikel sebelumnya, bahwa bagian pendahuluan bertujuan untuk menjelaskan pokok permasalahan dari suatu riset. Artikel […]

6. Metoda Penelitian « Yoanes Bandung & Activities - Februari 24, 2009

[…] Kerangka Umum Perencanaan Penelitian […]

7. m ihsan dacholfany uninus S-3 - Mei 4, 2009

jawaban Prof.DR.H.Rochman N Uninus S-3

8. Imas Suminar - Februari 13, 2010

Terima kasih , Ibu senang telah menemukan pengetahuan yang akan menjadi pedoman penyusunan proposal tesis. Mudah2an membuka wawasan dan pemahaman untuk semangat belajar seperti Ade Yoanes. Salam Persahabatan dari Ibu guru matematika terpencil yang ingin terus belajar, belajar dan belajar.

Ibu Imas Suminar ysh.,

Terima kasih kembali Ibu, saya senang sekali sekiranya tulisan yang ala kadarnya ini dapat memberikan sedikit manfaat. Semoga Ibu sekeluarga diberikan kesuksesan senantiasa. Salam persahabatan dari kami. — Bandung kebetulan tinggal di Bandung.

9. wayan asta - November 22, 2010

mas mau nanya nih, bagimana strategi menyusun proposal penelitian bidang agama ?
makasih sebelumnya mas.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: