jump to navigation

Fantastis, DSP Elite Benamkan FC Clarisense Februari 3, 2009

Posted by ybandung in Berbagi Perihal Hobi.
trackback

Bermain di hadapan ribuan pendukungnya, FC Clarisense harus pasrah gawangnya dibombardir oleh tamunya DSP Elite. Pertandingan leg ke-2 Piala Liga akhirnya dimenangkan oleh tim tamu dengan skor telak 24–8. Pelatih Josse Moorinho mengaku terkejut atas strategi yang diterapkan tim lawan. “Kami bermain sangat grogi, kami sering kehilangan penguasaan bola. Strategi lawan kami akui sangat merepotkan. Setiap bola kami kuasai, dua pemain lawan menutup ruang gerak kami”.

Sementara pelatih DSP Elite, Carlo Anzelotti membenarkan strategi baru diterapkan untuk menutup setiap pergerakan pemain lawan. “Kami menyadari bahwa stamina kami jauh di atas tim lawan. Sehingga kami menerapkan strategi menyerang dan bertahan secara kolektif. Hasilnya luar biasa seperti Anda lihat”.

Kembali menurunkan trio Balenda, Ruud Gullite Widianto-Van Sebasten Sitepu-Franko Rijkaard Bandung, DSP Elite menggempur pertahanan lawan dari sektor kanan dan sektor kiri lawan. Novan Gourchuff Ariadi mendribel bola dengan sangat lincah untuk kemudian mempassing bola ke depan mulut gawang. Matheu Hendro Santoso yang memainkan peranan sebagai gelandang bertahan. Sementara di palang pintu pertahanan, Bandung berusaha menghentikan serangan-serangan lawan. Dida Reditya pun mengamankan gawang dari tembakan-tembakan lawan.

Carlo Anzelotti menambahkan bahwa kini dirinya telah menemukan titik kesetimbangan di dalam tim besutannya. “Dengan kekuatan tim yang ada sekarang, kami optimis dapat meraih hasil maksimal di pertandingan-pertandingan mendatang.”

DSP Elite: Reza, Bandung, Hendro, Novan, Didik, Herry; FC Clarisense: Hendryk, Jabri, Jajang, Simeon, Gayuh, Yosi

Iklan

Komentar»

1. IG - Februari 3, 2009

Hahahhahahahahahaa…. sapi ….

Sebenarnya kekalahan ini lebih banyak disebabkan oleh kurangnya latihan tim FC Clarisense setiap sore. Latihan umpan dan shoot udah jarang dilakukan, jadi kerjasama mulai agak berkurang emang… Sudah 2 minggu ini tidak ada latihan, jadi wajar kalo FC Clarisense menerapkan strategi mengalah..

Seperti dikutip dalam wawancara dengan Ricardo Kaka Meon, yang kakinya terluka cukup serius kemarin dalam latihan pembukaan, FC Clarisense merasa harus ada tantangan.. FC Clarisense ingin memberikan kesempatan menang yang cukup telak untuk FC DSP dulu, biar mental FC DSP kuat dulu, baru ntar digulingkan.. Begitu laporan dari wawancara tersebut..

Selain itu, ketidakhadiran Kristiono Ronaldo Dedi, menjadi pukulan yang sangat mematikan untuk FC Clarisense. Tampak duet penyerang depan, kurang begitu mengancam pertahanan FC DSP.

Namun, kelelahan fisik yang berlebihan memang mengancam kelangsungan hidup FC Clarisense. Kalo lain waktu 15 menit pertama napas udah 2 cm saja, mungkin sebaiknya FC Clarisense membuat usaha baru, usaha kethek ogleng atau topeng monyet, untuk menunjang kebutuhan hidupnya..

Demikian disampaikan laporan dari wartawan senior tabloid Cek dan Cek Sendiri…

Semoga di pertandingan mendatang tampil dengan kekuatan penuh dan bebas dari cedera ya ..

2. ME - Februari 3, 2009

Betul sekali bung Gayuh…
Badai cedera yang menimpa kubu Clarisense, ditambah lagi dengan dipanggilnya beberapa punggawa ke Timnas sangat mempengaruhi daya gempur tim ini
Semangat tempur saja ternyata masih kurang.
Sebaiknya pake out2an pak ndung.
Jadi ndak asal lari seperti yang diperagakan tim lawan.

Betul .. harus mulai menerapkan aturan-aturan permainan dech. Supaya menjadi benar mainnya. Hayoo .. siapa punya video klip atau tutorial peraturan permainan?

3. parmis - Februari 4, 2009

wah2 agus2 pisik nya dong di benahi dulu trus kalau lawan kuat pake pornasi gaya inggris ortidok yaitu kikc and rus.

Pasti Pak Parmis .. harus latihan lari-lari kecil setiap hari dech .. hehe.

4. Goallll - Februari 5, 2009

Jabang bayi! Moso kemasukan 24 gol?! Pasti ada yang tidak beres dalam pencatatan skor nih. Pertandingan harus diulang pak!:))

Ojo kaget mas .. Setiap memasukkan gol ke gawang, pencetak gol atau perwakilan tim menuliskan poin ke dalam papan skor. Tidak perlu diulang, tapi dilanjutkan ke leg berikutnya ..:)

5. Goallll - Februari 5, 2009

Lha niku mas! Saat menuliskan poin, harusnya mencatat 1 garis, eh malah 2 garis … Pantes aja selisih bisa 16 gol, wah ndak masuk akal tenan niku mas … 🙂

Percaya saja dech Mas .. semoga tidak ada yang melakukan seperti itu ya.

6. edwidianto - Februari 5, 2009

Memang masalahnya cuman di stamina, mas. Mungkin mas ME, dkk harus latihan tiap hari lari-lari atau nuntun motor dari Clarisense sampai jalan Dago, kayak kami naik turun tangga 4 lantai. Baru mungkin nanti pertandingan jadi seimbang. Gitu loh….

Tantangan yang susah dijalankan hehe …

7. Bek FC Clarisense - Maret 17, 2009

Wajar saja kebobolan banyak.
Karena bek FC Clarisense dicederai para striker DSP Elite hingga kakinya berdarah. Tetapi tetap harus bermain karena tidak adanya pemain pengganti karena dihantam badai cedera.
Walaupun pada akhirnya bek itu menyerah juga sehingga keluar lapangan. Pada saat itulah pembantaian dimulai karena FC Clarisense kekurangan banyak pemain dibandingkan dengan DSP Elite.

8. Wahyudi. Bkl - Mei 15, 2009

sukses sll buat Dsp Bandung…salam hangat buat Pak.Indra Yana semogah makin sukses saja…mohon infokan kalau ada lowker. kontak person 0852-6806-0093… wahyudi PT.SBV.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: