jump to navigation

Kurang Pemain, Kedua Tim Mainkan Futsal Ndeso April 14, 2009

Posted by ybandung in Berbagi Perihal Hobi.
trackback

Masa kecil saya di kampung, kalau bal-balan kurang orang maka rangkap merangkaplah posisi yang dimainkan oleh setiap orang. Katakanlah setiap tim hanya terdiri dari dua orang, maka setiap orang akan memainkan hampir semua posisi layaknya pemain sepak bola. Ya jadi bek, jadi gelandang, sekaligus menyerang.

Ada kekosongan di posisi kiper. Sengaja tidak diperlukan kiper, namun gawang dibuat sekecil mungkin supaya proses membuat gol tidak menjadi terlalu mudah. Gawang dibuat dari batu atau bata dengan jarak sesuai kesepakatan, bisa sekilan atau dua kilan kaki.

Itulah sekelumit cerita masa kecil tentang permainan futsal ndeso. O iya, lapangan futsalnya tidak seelit lapangan futsal yang ada di kota Bandung yang berlantai semen dan berpagar rapi. Lapangan futsal ndeso berupa sawah kering yang kesulitan air, lantainya mbengkah-mbengkah. Jelas tidak ada pagar, sewaktu-waktu bola njegur kalen atau masuk ke sawah.

Tidak seperti biasanya, kami kekurangan pemain pada futsal kemarin sore. Kami bermain 3 melawan 4 dan tidak perlu kiper. Supaya tidak mudah membombardir gawang, maka dipasanglah sebuah botol mineral bekas di lantai tengah-tengah gawang. Gol dianggap sah jika bola menghajar botol. Futsal ndeso pokokmen.

Permainan pun menjadi bal-balan ndeso. Sering sekali tiba-tiba ada kiper ketika tim sedang terserang. Atau seorang pemain menutup botol dengan bodinya. Bukannya gol yang terjadi, tapi bola yang menghajar sang pemain hehe.

Semoga di pertandingan yang akan datang, kekurangan pemain tidak terjadi lagi. Sehingga permainan pun menjadi hidup kembali. Salam futsal.

Iklan

Komentar»

1. bal-balan - April 25, 2009

Wah kalau bal-balan dengan sasaran kaleng/botol, tidak membangkitkan gairah menyerang. Mending jadi ‘kiper’ njaga botol atau ‘nglinggihi’ kaleng …

2. rijal - Desember 1, 2009

kalau bisa pakai bahasa kawi


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: