jump to navigation

Tiga Singa Pilar Tim Singo Telu Mei 8, 2009

Posted by ybandung in Berbagi Perihal Hobi.
trackback

Oleh Tabloid Bal-Balan

Sesuai julukannya yang menakutkan “Singo Telu”, FC Clarisense memiliki pemain-pemain hebat. Sebut saja Fabio Jabri yang punya refleks cepat membuang bola, Julio Rizky yang betah mempertahankan lini belakang, atau Jean-Jacques Jajang, pemain yang mempunyai akselerasi luar biasa. Namun siapakah 3 singa yang menjadi pilar utama kekuatan tim Singo Telu? Berikut ini adalah hasil analisa, jajak pendapat, curhat, clamitan, guneman, dll tentang siapa yang layak dinobatkan sebagai 3 Singa.

Di tempat ketiga: Hendryk van Brongos. Sangat tangguh sebagai penjaga gawang dan sangat garang dalam tendangan jarak jauh, pemain jebolan PS Mbantul ini memang luar biasa. Kehadirannya di lapangan langsung membuat seluruh pemain Clarisense percaya diri. Sayang, pemain berdarah Belanda-Bantul ini jarang turun ke lapangan karena sering cedera.

Di tempat kedua: Gayuh Astaman. Siapa yang tidak kenal dengan jangkar tim Singo Telu ini? Dengan tinggi badan di atas rata-rata, Gayuh berdiri menjulang seperti menara di tengah lapangan. Dengan napas jaran, ia mampu terus bergerak ke seluruh penjuru lapangan. Pemain yang dibesarkan di Persicem Cemani dan Persingruk Ngruki ini memang sulit ditembus. Selain menguasai wilayah tengah dan menyajikan umpan-umpan nikmat,

ia juga sering menjebol gawang lawan dengan tedangan geledeknya. Harus diakui, Gayuh memang nyawa FC Clarisense. Tanpa Gayuh, Singo Telu hanya bisa turu.

Di tempat pertama: Lionel Meon. Pemain ganteng ini dibesarkan di FC Nusukan, sebuah klub di perbatasan Sragentina. Tak ada yang menyangkal bakat luar biasa yang dimiliki Lionel Meon. Kaki emasnya sungguh ajaib. Sekali bola dioperkan padanya, bola takkan pernah diumpankan lagi ke pemain lain. Lionel Meon akan menggiringnya sendiri melewati segala hadangan dan menceploskan bola ke gawang. Meon-lah pencetak gol pertama dalam kompetisi DSPClarisense League. Ia juga mencetak 4 gol saat Singo Telu mengalahkan DSP untuk pertama kalinya.

Tak hanya piawai dalam mengolah bola, dengan ketampanannya, Lionel Meon juga memancarkan karisma yang sanggup membuat para pendukungnya tergila-gila. Setiap kali ia berlari di lapangan, para pemujanya histeris terpukau oleh senyuman manisnya yang menggoda. Hingga saat ini, tak kurang dari sepuluh organisasi mengklaim diri sebagai pendukung setia Lionel Meon. Mulai dari MFC (Meon Fans Club) yang digawangi oleh Pipih Sumiarsih; m3on forever! yang beranggotakan cewek-cewek remaja (diketuai oleh Ika Marina); hingga M5 (Merem Melek Melu Mas Meon), kelompok gadis-gadis keras kepala yang sangat fanatik mendukung Meon.

Demikianlah liputan singkat tentang tiga singa pilar Singo Telu. Semoga pada pertandingan senin depan, tiga singa ini hadir untuk memberi perlawanan yang berarti. Hidup Singo Telu!

*

Tambahan: Wawancara dengan kapten Singo Telu, Gayuh Astaman, pada Sabtu malam (2/5/09). Gayuh menceritakan penderitaannya didera cerdera ujung bokong. “Isih nggumun jee.. kok iso sih ketarik wingi kuwi,” tuturnya. Untunglah dengan sentuhan parem, cedera yang dialaminya tidak membiru-ungu seperti pada Hendryk van Brongos. “Pak Hend kan mbiyen nganti ungu banget gitu lah.. ngeri tenan.. wedi dewe aku.” Gayuh pun berpesan, untuk menghindari cedera, perlu dilakukan pemanasan. “Saiki aku nek main arep nganggo pemanasan wae. Yo mung lari-lari kecil ketoke cukup…”

Gayuh juga bercerita tentang berbagai hal seputar futsal. Dari perbincangan tersebut, disimpulkan bahwa setidaknya ada 3 hal yang perlu dijalankan untuk meningkatkan kualitas kompetisi DSPC League. Pertama, liputan di blog yang kontinyu, untuk memanaskan perseteruan kedua tim. Kedua, memakai kostum seragam agar lebih kompak. Ketiga, penerapan aturan-aturan sepenuhnya (tendangan penjuru, penalti, free kick, dst.). Adu penalti kalau seri .. (Yz)

Iklan

Komentar»

1. Sekilas Bola - Mei 8, 2009

Baru saja (sekitar jam 1), pentolan tim DSP, Thierry Herry, menyerukan agar pasukan DSP mempersiapkan fisik untuk melanjutkan pembantaian senin depan! (siap-siap hujan gol lagi??)

2. IG - Mei 8, 2009

hahahahhahaha….

Wawancaranya sangat tidak benar bung… Gayuh Astaman tidak pernah menyarankan adu penalti kalo hasilnya seri…

3. edwidianto - Mei 8, 2009

Biar menang, Gayuh Astaman perlu bubur merah putih untuk ganti nama……

4. Tabloid Bola - Mei 8, 2009

Yth. Gayuh Astaman
Itu memang bukan ucapan Sdr. Gayuh. Tapi dari mulut seorang pemain Singo Telu saat pertandingan berakhir senin 2 minggul lalu.

5. Info Futsal - Mei 8, 2009

FUTSAL named for the Spanish “futbolito” and the Portuguese
“salao”, combining to mean soccer played indoors.

Panduan yang singkat tapi menyeluruh ada di:

http://www.bcsoccer.net/Portals/0/Member/file_downloads/Documents/Players/futsal_guide_BCSA.pdf

6. iKa mAriNa - Mei 8, 2009

yEs!!! MaS mEon eManG kEreN! nTaR hAri sEniN hAruS mEnaNg ya… m3eon forever!

7. Sekilas Bola - Mei 10, 2009

Wawancara dengan Lionel Meon (10/5/09 21:35). Lionel Meon mengaku cedera sikil-nya sudah sembuh. Dua minggu lalu ia bermain tanpa sepatu. Senin ini, ia akan turun dengan sepatu kesayangannya dan bertekad mencetak gol. Bek DSP, Giovanni Bandung, tampaknya harus sangat berhati-hati menghadapi kaki ajaib Lionel Meon …

Wah berarti harus bekerja ekstra keras nih. Hasil imbang 1-1 tentu malah membuka jalan bagi Inter memenangi scudetto.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: