jump to navigation

Di Sumba Timur: Menonton Laskar Pelangi Di Desa Terpencil Mei 11, 2009

Posted by ybandung in Discover Wonderful Indonesia.
trackback

Malam itu cuaca sangat dingin. Angin berhembus dengan kencang. Kami telah tiba kembali di posko setelah melakukan perjalanan panjang ke Dusun Premarada. Kami memiliki satu agenda bagi masyarakat sekitar posko, khususnya bagi anak-anak. Pemutaran film Laskar Pelangi! Mengingatkan saya ketika sering nonton sorot (layar tancep) di lapangan Kebon Agung bersama warga satu kelurahan plus pada tahun 80an.

Jaman dulu, mobil pemilik program dilengkapi dengan perangkat pemutar film yang disorotkan ke sebuah layar besar. Biasanya mereka adalah dari produsen produk-produk seperti yang paling saya ingat adalah Pil Kita Bungkus Abrit. Kali ini sama-sama ada mobil, tapi bukan mobil penjaja produk. Ini adalah Mobil Internet milik Pemda Kab. Sumba Timur. Ya .. mobil ini memang mobil untuk mencerdaskan sekaligus menghibur masyarakat. Karena kebaikan hati Mas Doni, mobil ini bisa sampai ke dusun yang cukup terpencil di Sumba Timur ini.

Mas Doni yang adalah perangkat Pengolahan Data Elektronik (PDE) Kab. Sumba Timur menyiapkan semuanya. Mobil ini dilengkapi dengan DVD Player dan televisi berlayar besar. Sebagai catu daya digunakan genset berbahan bakar bensin dengan kapasitas 4000 Watt seri Yamaha EF4000. Film yang disiapkan adalah film yang tidak asing lagi, Laskar Pelangi. Sst .. saya sendiri belum pernah menontonnya. Dan saya akan ikut menonton film Laskar Pelangi di desa terpencil di Sumba Timur.

DSC_4464

:: Mas Doni berbaik hati untuk menghibur warga masyarakat Desa Mbatapuhu dengan memutar film Laskar Pelangi ::

DSC_4470

:: Antusiasme anak-anak menyambut pemutaran film Laskar Pelangi ::

DSC_4474

DSC_4478

:: Anak-anak dan orang tua menonton pemutaran film Laskar Pelangi ::

Lihat. Pada saat yang sama dengan pemutaran film, Mas Doni juga menyalakan 6 buah komputer desktop yang ada di dalam mobil saktinya. Mas Fajar lagi Mas Fajar lagi yang menggunakan komputer tersebut. Anak-anak lebih memilih untuk menikmati tontonan film bagus tersebut hehe.

Sejak diputarnya film pada pukul 21.00, anak-anak terlihat sangat tenang. Tidak ada suara gaduh terdengar. Pukul 22.30 film berakhir. Anak-anak tidak juga bangkit dari duduk manisnya di rerumputan sekitar posko. Rupanya mereka menginginkan pemutaran film lagi. Tapi sudah terlalu larut malam bagi anak-anak, dan persediaan film lain tidak dibawa. Tidak seru kalau harus memutar kembali film yang sama.

Akhirnya anak-anak pun membubarkan diri pulang ke rumah masing-masing. Semoga mereka cukup terhibur dengan adanya pemutaran film yang tentunya sangat langka terjadi di dusun mereka.

Kami kerja bakti untuk merapikan kembali peralatan pemutar film. Genset dimatikan, lampu-lampu dipadamkan. Posko di Desa Mbatapuhu kembali gelap kecuali lampu neon kecil bertenaga baterai aki dan panel surya. Kami bersiap untuk istirahat. Lotion pengusir nyamuk dan serangga kami semprotkan ke tangan. Akhirnya, kami pun tertidur pulas di pangkuan gelapnya malam.

Iklan

Komentar»

1. Dian Nugraha - Mei 11, 2009

Wah.. pakai TV LCD ya?
Mungkin bisa diusulkan untuk menggunakan proyektor/beamer yang disorotkan ke dinding putih bangunan.

Sepertinya bakal lebih seru… šŸ™‚

Halo Mas Dian .. betul Mobil Internet yang dibawa dilengkapi dengan LCD TV, tidak ada proyektor atau beamer Mas.
Wah kalau pakai proyektor bisa berlayar lebar betul ya .. Terimakasih dan salam dari Bandung.

2. Harjo - Mei 12, 2009

Film yang bagus untuk memotivasi anak-anak di daerah terpencil.

Setuju Mas Hari.

3. Di Sumba Timur: Mobil Internet di Desa Terpencil « Yoanes Bandung & Activities - Juni 15, 2009

[…] Dalam pengalaman kami, mobil yang dioperasikan oleh Mas DoniĀ ini juga menjangkau desa yang cukup terpencil dengan medan yang berat, yaitu Desa Mbatapuhu, desa yang berjarak 60 km dari pusat kota Waingapu. Salah satu aktifitas yang dilakukan adalah pemutaran film Laskar Pelangi bagi anak-anak di Desa Mbatapuhu. […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: