jump to navigation

Keerom Papua (5) – Pelaksanaan Open Lesson Matematika November 24, 2009

Posted by ybandung in Rural Digital Learning.
trackback

Senin pagi, 23 November 2009, tim layanan berbagi tugas. Bryan stand by di SD Inpres I Arso II, Arie dan Mas Hendryk stand by di SD Inpres Arso VI, dan saya stand by di SD Inpres Arso VII. Kami langsung melakukan persiapan terakhir menjelang pelaksanaan Open Lesson, termasuk memindahkan server digital learning dari base camp ke SMA N 1 Arso dan melakukan testing layanan virtual class.

Sementara tim layanan bertugas di posisinya masing-masing, para guru mitra dari ketiga sekolah berkumpul di SD Inpres Arso VI untuk mengikuti pembukaan Open Lesson. Hadir dalam kegiatan pembukaan tersebut adalah wakil dari Dinas Pendidikan Provinsi Papua, wakil dari Dinas Pendidikan Kabupaten Keerom, Tim Digital Learning ITB-UPI (Prof. Liliasari dan Dr. Dwi H., Mas Agus Fany, dan Mas Ivan), peneliti mitra dari Universitas Cenderawasih (Bpk Tanto dan Bpk Supiyanto) dan LPMP (Bpk Gendro).

Setelah acara pembukaan selesai, peserta dibagi ke tiga sekolah yang akan terlibat acara Open Lesson. Prof Liliasari dan Dr. Dwi H. didampingi oleh Bpk Gendro bertolak menuju SD Inpres Arso VII, tempat saya bertugas. Sementara Pak Ivan tetap tinggal di SD Inpres Arso VI untuk merekam proses pembelajaran Matematika, dan Mas Agus Fany bertolak menuju SD Inpres I Arso II untuk juga merekam proses pembelajaran Biologi.

Jalannya Open Lesson Matematika

Setelah semua peserta siap di masing-masing sekolah, kegiatan pembelajaran Matematika yang dilakukan di SD Inpres Arso VI akan ditayangkan secara langsung di SD Inpres I Arso II dan SD Inpres Arso VII. Bertindak sebagai guru pengajar adalah Bpk Zen dari SD Inpres I Arso II. Ada pun topik pelajaran Matematika yang dipilih adalah Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB).

Dalam pelaksanaannya, kami mendapatkan permasalahan dalam hal kualitas audio dan video. Bahkan dengan konfigurasi skema kompresi bit rate terkecil untuk video yaitu 128 kbps, kami tetap menghadapi kendala dengan munculnya jitter dan packet loss sehingga secara keseluruhan baik audio maupun video kurang dapat diterima dengan baik. Sebuah pekerjaan rumah yang harus dapat diselesaikan oleh tim teknis; apakah di sisi Network Design, Traffic Management, atau dari sisi program aplikasinya sendiri.

:: Siswa kelas 4 SD Inpres Arso VII mengikuti pembelajaran jarak jauh melalui layar kaca ::

Namun, karena pada awal pelajaran pengantar yang disampaikan oleh guru masih dapat diterima dengan baik, pada akhirnya siswa tetap dapat melanjutkan kegiatan pembelajaran dengan mengerjakan tugas-tugas yang ada pada lember kerja siswa.

:: Siswa mengerjakan tugas di lembar kerja siswa ::

Kegiatan Open Lesson ini dinilai oleh tim guru mitra yang juga mengikuti proses pembelajaran jarak jauh. Tim penilai ini mengisi form assesment yang telah disiapkan oleh tim program. Hasil penilaian selanjutnya akan digunakan sebagai bahan diskusi di dalam acara refleksi yang akan diadakan setelah Open Lesson selesai.

:: Tim guru menilai proses pembelajaran jarak jauh ::

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: