jump to navigation

IT Infrastructure Library: Service Design (2) Maret 11, 2010

Posted by ybandung in Perihal Pendidikan dan Pengajaran.
trackback

Kamis, 11 Maret 2010, Ruang Multimedia Lab Sinyal dan Sistem. Kelas Magister Teknik Informatika – Opsi Layanan Teknologi Informasi (LTI), Perencanaan dan Manajemen Teknologi Informasi (II6067), kali diisi oleh kelompok yang bertugas (Sdr. Yudi dan Dedi) untuk memaparkan Service Design ITIL v3: Capacity Management dan Availability Management.

Capacity Management

Capacity Management dimaksudkan untuk memastikan bahwa kapasitas dan kinerja layanan/sistem TI sesuai dengan kebutuhan bisnis (efektif biaya dan tepat waktu). Ada pun obyektif dari manajemen kapasitas layanan TI adalah:

  1. Menghasilkan dan memelihara rencana kapasitas TI (capacity plan), yang mencerminkan kebutuhan bisnis saat ini dan yang akan datang.
  2. Menyediakan saran dan panduan di seluruh area bisnis dan TI, di semua hal yang terkait dengan kapasitas dan performa.
  3. Memastikan bahwa pencapaian performa service memenuhi atau melampaui semua target performa yang telah disetujui, dengan mengelola performa dan kapasitas service dan sumber daya.
  4. Membantu pemeriksaan dan resolusi insiden (incident) dan masalah (problem) yang terkait dengan performa dan kapasitas.
  5. Menilai dampak perubahan Capacity Plan, serta perubahan performa dan kapasitas service dan sumberdaya (resources).
  6. Memastikan implementasi pengukuran yang proaktif, untuk meningkatkan performa service, jika dapat disesuaikan dengan biaya untuk melakukannya.
Manajemen Kapasitas terdiri dari komponen-komponen sbb.:
  1. Business Capacity Management
  2. Service Capacity Management
  3. Component Capacity Management
Availability Management

Availability Management bertujuan untuk mengatur hal-hal yang berkaitan dengan ketersediaan layanan dan sumber daya dan memastikan bahwa target-target ketersediaan layanan/sumber daya dapat tercapai dan terukur.

Dua elemen penting dari Availability Management adalah:

1. Reactive activities: Aktifitas-aktifitas termasuk monitoring, pengukuran, analisis, dan manajemen semua kejadian (event), insiden (incident), dan masalah (problem) yang menyebabkan ketidaktersediaan layanan/sistem. Aktifitas ini merupakan bagian dari proses operasional layanan (service operation).

2. Proactive acitivities: Aktifitas-aktifitas termasuk proactive planning, disain, dan perbaikan (improvement) dari ketersediaan layanan/sistem. Aktifitas ini pada prinsipnya merupakan bagian dari proses disain dan planning.

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: