jump to navigation

Mutasi Subjek/Objek PBB Kabupaten Bandung Juni 20, 2013

Posted by ybandung in Serba-Serbi Rumah dan Kelengkapan.
trackback

Sudah sekian tahun saya belum mendaftarkan mutasi PBB, saya pun harus mengurusnya ke Kantor Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan (DPPK) Pemerintah Kabupaten Bandung, yang beralamat di Jalan Raya Soreang KM 17 Soreang, Telp. 022-5892926. Berbekal informasi dari Dispenda Kota Bandung, Saya menyiapkan surat-surat asli dan fotokopian yang nantinya barangkali dibutuhkan, termasuk Surat Tanah dari Lurah yang saya peroleh dari Kantor Kelurahan Cibeunying di Jalan Awiligar No 57 Bandung.

Di Loket saya menyampaikan maksud dan tujuan untuk mutasi subjek PBB dan petugas, Pak Agus Supriatna, memberikan formulir Surat Permohonan dan SPOP/LSPOP. Di dalam form Surat Permohonan tertera:

  1. Mengisi dan menandatangani SPOP dengan jelas, benar, dan lengkap
  2. Surat Kuasa dalam SPOP diisi dan ditandatangani oleh Kuasa Wajib Pajak
  3. Bukti Pendukung
    1. Fotokopi KTP, Kartu Keluarga, atau identitas lainnya dari Wajib Pajak
    2. Fotokopi SPPT dan tanda bukti pembayaran PBB tahun terakhir
    3. Salah satu surat tanah:
      1. Sertifikat
      2. Surat Kapling
      3. SIPPT (Surat Ijin Peruntukan Penggunaan Tanah) SK Gubernur
      4. Akta Jual Beli (AJB)
      5. Surat Tanah Garapan
      6. Surat Perjanjian Sewa Menyewa
        1. Surat Keterangan Kepala Desa/Lurah
        2. Dokumen Lainnya
    4. Salah satu surat bangunan
      1. Ijin Mendirikan Bangunan (IMB)
      2. Izin penggunaan bangunan (IPB) SK Gubernur
      3. Surat Keterangan Kepala Desa/Lurah
      4. Dokumen lainnya
    5. Fotokopi NPWP (apabila punya NPWP)

Saya mengisi Form Permohonan dan SPOP/LSPOP dan melampirinya dengan fotokopi KTP, fotokopi SPPT 5 tahun terakhir, fotokopi sertifikat tanah, fotokopi AJB, fotokopi IMB, fotokopi SSB BPHTB dan Surat Keterangan Lurah. Dokumen saya masukkan kembali ke Loket dan diterima oleh Pak Agus Supriatna. Sayang hari itu sedang gangguan jaringan sehingga offline. Saya pun diberikan tanda terima sementara dan diminta untuk mengambil resi komputer satu minggu kemudian. Meskipun demikian, dokumen tetap akan diproses dan diberitahukan bahwa proses tersebut akan memakan waktu 2-3 bulan.

Kebetulan tahun 2013 ini belum membayar PBB, saya pun diminta mengambil SPPT PBB untuk tidak dibayar dan diserahkan kembali ke Kantor DPPK untuk nantinya ditukar dengan SPPT PBB setelah mutasi. Hal ini untuk menghindari kewajiban membayar PBB lagi oleh sistem komputer. Setelah dua kali ke Kantor Kelurahan dan ke Pak RW, saat ini saya telah mendapatkan SPPT PBB 2013 di Sekretariat Komplek rumah kami. Berikutnya menjadwalkan untuk mendatangi kembali Kantor DPPK di Soreang, untuk menukar tanda terima sementara dengan resi pengajuan berkas permohonan mutasi dan menyerahkan SPPT PBB Tahun 2013.

Update 27 Juni 2013:

Setelah berkomunikasi via SMS dengan Petugas Loket DPPK Kabupaten Bandung, dua hari berikutnya saya datang kembali ke Kantor DPPK di Soreang. Tiba di tempat dan bertemu Pak Agus Supriatna, saya menyerahkan tanda terima sementara, SPPT asli 2013 yang telah saya ambil di RT, dan fotokopi NPWP untuk melengkapi formulir isian nomor NPWP Subjek Pajak. Tertulis di resi komputer, perkiraan selesai adalah 15 September 2013.

Komentar»

1. Agus Supriatna - Agustus 26, 2013

pak yoanes untuk permohonan mutasi pbb subjek/objek di resi no permohonanya klo bisa di smskan sy akan coba ngecek permohonan pbb yg bpk ajukan ke bagian peneliti/yg proses berkasnya mudah2an sebelum di tgl 15 september 2013 berkas permohonannya sdh beres di proses trims ! ( Agus Supriatna )

ybandung - Agustus 27, 2013

Selamat pagi Pak Agus Supriatna, wah rupanya Bapak sangat membuka diri dengan arus informasi global. Terima kasih banyak Pak Agus dan saya sangat mengapresiasinya.

Baik Pak Agus, saya akan meng-SMS-kan nomor resi permohonan mutasi PBB tersebut. Mudah-mudahan sudah selesai lebih cepat.

Hatur nuhun,
–Bandung

2. Putra - April 7, 2014

Mau tanya,

Saya membeli rumah disalah satu perumahan di Bandung Timur, sudah hampir 4 tahun saya belum pernah menerima tagihan PBB.
ketika ditanyakan ke pihak pengembang, mereka mengatakan bahwa sekarang PBB tersebut harus diurus sendiri oleh pemilik, jadi tidak bisa diwakilkan.

Pertanyaan saya :
1. Dokumen apa saja yang perlu dipersiapkan, dan kemana saya harus mengurusnya?
2. Berapa lama proses yang dibutuhkan?

Terima kasih,
Putra

mmaung - September 21, 2015

Betul kang biasanya devolover tdk mau ngurus baiknya oleh sendiri, untuk persyaratan biasanya 1. copi surat tanah 2. copi ktp, 3. keterangan dari desa setempat 4, copi bphtb 5, sppt induk dengan ketentuan lunas 6. mengisi skop dan lskop


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: