jump to navigation

Pengalaman Touring dengan Avanza G A/T Tahun 2011 Januari 1, 2014

Posted by ybandung in My Traveling & Exploring Places, Traveling & Exploring Places.
trackback

Beberapa kali mudik ke kampung halaman dari Bandung ke Yogyakarta yang berjarak 400 km, kami menggunakan kendaraan Toyota Avanza G A/T tahun 2011 yang berukuran silinder mesin 1300 cc. Jenis kendaraan Multi-Purpose Vehicle (MPV) ini terlihat selalu mendominasi jalanan sepanjang perjalanan Bandung-Yogya pp. Kalau saya mengikuti iring-iringan 5-6 kendaraan, paling tidak 4 di antaranya adalah kendaraan jenis Avanza/Xenia.

Bandung-Yogya via Jalur Selatan

Mesin kendaraan bekerja santai untuk melintasi jalur selatan, khususnya rute Nagrek-Malangbong yang terkenal berlika-liku dengan banyak tanjakan. Untuk rute dari Bandung ke Yogya, kalaupun bertemu tanjakan tidak akan terlalu tinggi, justru lebih banyak turunan.

Untuk urusan menyalip kendaraan pasti akan bergantung keberanian si pengemudi. Dengan mesin 1300 cc dan transmisi matik yang menjadikan tenaga mesin terasa kurang, saya perlu ekstra hati-hati untuk menyalip kendaraan lain apalagi di tanjakan. Namun perjalanan luar kota selalu tersedia banyak ruang gerak jika memang diperlukan menyalip kendaraan lain.

Liku-liku jalan masih akan banyak ditemui di jalur Majenang-Wangon dengan pemandangan kanan kiri yang sangat hijau asri. Hampir tidak ditemukan lagi tanjakan atau turunan pada jalur ini, namun jalan yang penuh kelokan terkadang akan membuat penumpang menjadi mual atau mabuk. Perlu sedikit menurunkan kecepatan kendaraan di sepanjang jalur ini. Selepas Wangon sampai dengan Yogya, jalanan sangat datar dan lurus sehingga perjalanan tersisa ini cenderung dapat dinikmati dengan kecepatan sedang 70-80 km/jam.

Yogya-Bandung via Jalur Selatan

Perjalanan balik ke arah Bandung biasanya akan mulai terasa berbeda setelah melewati perempatan Buntu yakni mulai masuk ke Wangon-Lumbir-Majenang. Yang tadinya rute didominasi jalanan yang datar dan lurus, kini kendaraan harus mengikuti irama kelokan jalan. Sepanjang rute ini dapat saja membuat penumpang mual dan mabuk. Setidaknya anak-anak kami mengalaminya di rute ini.

Perjalanan akan terasa mulai lancar dan cepat kembali setelah melewati perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat. Jalanan sangat lebar dan lurus sehingga banyak pengemudi memacu kendaraannya melewati Kota Banjar sampai memasuki Kota Ciamis. Avanza kami pun turut dipercepat meskipun hanya di kisaran 90-95 km/jam karena membawa anggota keluarga dan memperhatikan kelengkapan keselamatan yang tidak disematkan oleh Toyota (tidak ada airbag dan sistem pengereman ABS untuk Avanza edisi 2011), selain mobil Avanza tergolong sangat ringan sehingga ada rasa was-was untuk melaju pada kecepatan tinggi.

Suasana perjalanan kembali berbeda memasuki Tasikmalaya yang akan berlanjut ke Malangbong sampai dengan Nagrek sepanjang sekitar 60 km (Nagrek berjarak sekitar 40 km sebelum tiba di Bandung). Jalanan akan didominasi oleh kelokan dan tanjakan tinggi. Bahkan kalau dilihat di alat GPS, jalur di sepanjang rute ini akan terlihat seperti mie goreng🙂

Di sepanjang rute Tasikmalaya-Malangbong-Nagrek, saya lebih memilih memposisikan tuas transmisi ke angka 3 bukan D (Drive) untuk sedikit menambah tenaga kendaraan. Untuk melintasi tanjakan tinggi, saya mematikan AC untuk menjaga kecepatan kendaraan. Selepas Nagrek kami sangat menikmati perjalanan karena sebentar lagi akan tiba kembali di Bandung.

Secara umum kami sangat menikmati perjalanan dengan kendaraan Avanza G A/T 2011 yang kami miliki. Karena perjalanan yang ditempuh sangat jauh yakni 400 km, kami santai saja berkendara yakni di kisaran 60-70 km/jam atau 70-80 km/jam bergantung kondisi jalan yang dilalui. Mengikuti tips yang dapat dibaca di Internet, setiap 3-4 jam berkendara kami mencoba untuk beristirahat juga sejenak menikmati udara segar di luar kendaraan.

Yang juga perlu diperhatikan adalah kelengkapan surat berkendara seperti SIM dan STNK, juga kelengkapan P3K kendaraan dan segitiga pengaman. Setidaknya kelengkapan tersebut pernah diperiksa oleh Polantas saat operasi lalu-lintas.

Semoga bermanfaat.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: