jump to navigation

Bersama Delegasi STEI-ITB dalam Kunjungan ke NPIC Kamboja 2 (1) Maret 3, 2016

Posted by ybandung in My Institutions, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika.
trackback

Pagi hari pesawat SilkAir menerbangkan kami dari Bandara Husein Sastranegara Bandung menuju Bandara Changi Singapura. Penerbangan selama kurang lebih 2 jam akhirnya membawa kami tiba di bandara super modern di Singapura. Namun bukan Singapura yang menjadi tujuan akhir kami melainkan Kamboja. Di Singapura kami hanya akan transit untuk kemudian melanjutkan perjalanan menuju Phnom Penh, ibukota Kamboja. Selama transit di Bandara Changi kami memanfaatkan layanan WiFi gratis yang dapat diperoleh di Kiosk Komputer yang mudah ditemui.

Sore hari tibalah saatnya melanjutkan perjalanan dari Singapura menuju Phnom Penh Kamboja. Sebelum petang hari kami telah tiba di Phnom Penh International Airport (PNH) dan telah menunggu mobil jemputan dari pihak hotel yang telah kami pesan dari Bandung. Meski mobil Lexus yang menjemput, namun tarif penjemputan bandara yang berjarak 10 km dari hotel hanya seharga USD 15. Kota Phnom Penh merupakan kota yang padat dan penuh kemacetan seperti Jakarta, hingga kami menghabiskan waktu sekitar 1.5 jam untuk mencapai tempat penginapan kami yakni Phnom Penh Hotel di Phnom Penh.

Setelah check-in hotel dan cukup beristirahat, saatnya berburu makanan khas Khmer. Ditunjukkan kepada kami adalah sebuah restoran yang unik yakni Bopha Phnom Penh Titanic Restaurant. Kami pun memesan kendaraan khas Kamboja yakni Tuk Tuk, sejenis bajaj dengan ukuran sedikit lebih besar dan terbuka tanpa pintu (mirip delman ditarik sepeda motor), untuk mengantarkan kami ke Titanic Restaurant di Sisowath Quay (Riverside). Kami memesan beberapa makanan Khmer dan menyantapnya sambil menikmati pemandangan sungai Tonle Sap yang bertabur lampu-lampu nan indah.

Selesai bersantap malam, kami kembali ke hotel dengan mengendarai Tuk Tuk yang kami pesan untuk menunggu. Hari itu ditutup dengan menikmati suasana malam Kota Phnom Penh dalam perjalanan dari Titanic Restaurant menuju Phnom Penh Hotel.

 

Komentar»

1. Engkos Koswara - Juni 6, 2016

Seru deh pak!
Oleh2nya aja deh, rengginang, hihihi

ybandung - Agustus 27, 2016

Seru Pa Engkos, marangga Pa hihi.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: