jump to navigation

Mengurus STNK yang Hilang Mei 26, 2017

Posted by ybandung in Kisah dan Pengalaman Pribadi.
add a comment

Kesibukan hari itu membuat saya terlena di mana saya menyimpan STNK atau entah jatuh di jalan ketika mampir ke beberapa tempat membeli sesuatu. Dua hari saya mencoba untuk mengingat perkiraan di mana saya menyimpannya di rumah dan mencarinya. Karena tidak menemukannya juga, pada hari Jumat, 26 Mei 2017, saya mulai mengurus STNK yang hilang tersebut. Berikut ini yang saya jalani setelah membaca beberapa artikel di Internet. (lebih…)

Iklan

Februari 2016, Pembuatan e-Passport Tidak Dapat Dilayani di Jakarta Februari 2, 2016

Posted by ybandung in Kisah dan Pengalaman Pribadi, My News.
add a comment

Mengirimkan paper dan diterima untuk dipresentasikan pada IEICE General Conference 2016 yang akan diselenggarakan di Kyushu University, Fukuoka Jepang, saya mencoba untuk mengajukan e-Passport karena dapat digunakan untuk masuk ke Jepang tanpa perlu mengurus visa lagi. Sebelum dapat dipergunakan, nantinya e-Passport diajukan ke Kedutaan Jepang untuk mendapatkan Visa Waive yang setahu saya akan berlaku selama 3 tahun.

Karena saat ini baru beberapa Kantor Imigrasi di Jakarta, Cengkareng, Surabaya, dan Batam yang melayani pembuatan e-Passport, saya pun mempertimbangkan apakah mengurus sendiri atau melalui travel agent. Hitung-hitung banyak waktu yang harus dikeluarkan jika mengurus sendiri ke Jakarta, saya pun mencoba untuk mendatangi salah satu travel agent di Bandung. Melalui travel agent, hanya diperlukan satu kali datang ke (lebih…)

Enggan Menerima Telepon dari Nomor Fixed (Jakarta) Juli 30, 2010

Posted by ybandung in Kisah dan Pengalaman Pribadi.
7 comments

Beberapa waktu terakhir, seringkali handphone saya mendapatkan panggilan dari nomor telepon fixed yang tidak terdaftar di dalam phone book handphone. Nomornya +6221 bla-bla, berarti dari Jakarta. Pengalaman saya, seringnya dari penelpon yang mengaku dari bank atau asuransi menawarkan produk-produk terbaru. Terus terang saya akan malas sekali meladeni staf telemarketing (hampir semua yang pernah menelpon saya berasal dari Jakarta) yang umumnya tidak mengorangkan siapa yang diajak bicara. Berbicara seperti kereta-api yang tidak akan berhenti sebelum sampai stasiun. (lebih…)

Masa Kecil: Pengalaman Mengairi Sawah (Leb) Maret 18, 2009

Posted by ybandung in Kisah dan Pengalaman Pribadi.
3 comments

Dari link di sini: … Tanaman padi perlu dirawat sesering mungkin. Selain matun (mencabut rumput liar di sawah) atau ngrabuk (memupuk tanaman padi), bapak tani harus memastikan sawahnya selalu basah atau tergenang air. Ketika sawahnya mulai garing (kering), bapak tani harus leb (mengairi sawahnya dengan air irigasi). Leb dibaca dengan bunyi huruf ‘e’ seperti di dalam kata “lebah” …

Saya ikut membantu bapak ibu saya bertani sejak kelas 3 SD. Selain menjadi guru negeri dan berdagang di pasar, bapak ibu saya nggarap sawah sendiri juga bahkan sampai sekarang. Tahun 1985–an saya sudah terbiasa untuk kekrek damen (memotong batang padi yang sudah dipanen), kemudian leb agar tanah menjadi mudah dicangkul, dan kemudian mencangkulnya sembari mendhem (membenamkan) damen yang sudah dikekrek.

(lebih…)

Pengalaman Legalisir Ijazah SMP Luar Negeri di Depdiknas Jakarta Januari 10, 2009

Posted by ybandung in Kisah dan Pengalaman Pribadi.
7 comments

Beberapa hari lalu saya diminta bantuan Om Tim, om-nya Erina yang tinggal di Kota Kupang, untuk melegalisirkan ijazah SMP di Depdiknas Jakarta. Ceritanya Om Tim, diterima sebagai CPNS di sebuah departemen di Manggarai, Flores. Beberapa lembar fotokopi ijazah SD sampai pendidikan terakhir yang telah dilegalisir diminta sebagai kelengkapan administrasi.

Mengacu ke Undang-Undang No. 59 Tahun 2008, ijazah SD dilegalisir di sekolah yang menerbitkan atau dinas pendidikan di atasnya. Meluncurlah Pakdhe Unggul ke Delanggu-Klaten untuk memintakan legalisir ijazah SD, beres. Sementara Om Tim mengurus legalisir ijazah SMA dan perguruan tinggi di Kupang. (lebih…)

Pengalaman dengan Cipaganti Bandung-Jakarta Desember 16, 2008

Posted by ybandung in Kisah dan Pengalaman Pribadi.
15 comments

Minggu lalu saya pergi ke Jakarta dengan menggunakan Cipaganti Shuttle Service yang berkantor pusat di Bandung Trade Center (BTC Pasteur) T.(022)6126650 Bandung dan Jl. Cikini Raya 8 T.(021)3147854, 3904403 Jakarta Pusat. Harga tiket umum Rp 70.000 dan pelanggan khusus Rp 60.000. Saya memilih pemberangkatan dari BTC, karena dapat leluasa memarkir kendaraan mulai jam 05.30–24.00 malam.

Image090Wah .. ternyata sekarang lebih nyaman dengan tempat duduk yang sangat longgar. Jumlah tempat duduk untuk pelanggan hanya berjumlah 7 seat, yaitu 1 di samping pengemudi, dan 3 baris dengan 2 seat setiap barisnya. Interiornya juga terkesan sangat apik dan rapi.

Berangkat dengan tujuan Kantor Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) di samping Ratu Plaza atau Halte Busway Bundaran Senayan, saya dipilihkan jurusan Bandung-Pondok Indah. Untuk pulangnya sebetulnya ada point Cipaganti di Hang Lekir, namun karena saya belum pernah ke sana akhirnya saya memilih menuju point Cipaganti di Blora dengan naik Busway Koridor 1 Blok M-Kota.